Coba-coba Jadi Freelancer

www.searchenginejournal.com

Halo.. Kali ini saya akan sedikit berbagi pengalaman saya selama menjadi freelancer, ya kurang lebih 2 tahun saya menekuni ini, tapi yang tekuni adalah freelancer offline ya.

Keinginan untuk memiliki uang lebih, menuntun saya untuk menjadi seorang freelance. Ya saya waktu itu kuliah sambil coba-coba menjadi freelance. Hehe.

Apa sih freelance itu??? Freelance itu adalah sebuah pekerjaan yang dilakukan secara mandiri, atau bekerja sendiri, dan tidak terikat perjanjian atau kontrak yang mengikat (jangka panjang, dan lain-lain) antara si bos yang memperkerjakan tenaga freelance tadi.

Sedangkan freelancer adalah seseorang yang mengerjakan perkerjaan freelance tersebut. Ya bisa dibilang pekerja lepas, bkerja lepas atau menjadi tenaga kerja lepas. Dan bekerjanya pun bisa dimana saja, tidak harus berangkat ke kantor dan lain-lain.

Gimana sudah pahamkan ya??? Hehe..

“enak banget dong ya, kerja bisa sambil santai di rumah, bebas atur waktu kapan mau kerja, ga macet-macetan di jalan, jadi ingin mencoba. Gimana sih caranya??”

Ya waktu pertama yang saya pikirkan juga seperti itu, kerja bebas kapan aja mau kerjain, tidak usah macet-macetan di jalan, tidak sibuk ini itu saat dipagi hari, tidak dimarahi bos kalau kesalahan, bisa atur waktu mau melakukan apa saja, menyenangkan ya??? Hahah.. Dan ternyata semua itu hanya bayangan saja haha..

 

Jadi Freelance Itu..

www.pexels.com

Jadi freelance itu tidak selalu menyenangkan. Ada kalanya akan merasakan jenuh, bosan, atau setress. Atau saat sudah deadline tuh rasanya pengen disudahi aja hahaha..

“ya engga gitu-gitu amat sih, yang saya rasakan waktu itu. Ya walaupun kadang-kadang kalau sudah deadline tapi pekerjaan belum banyak yang selesai. Itu rasanya pengen udahan aja dah” Hahaha..

Apa lagi waktu itu saya mencoba jadi freelancer sambil kuliah. Hehe bisa dibayangkan gimana saya mengatur waktunya. Ya hampir-hampir waktu untuk tidur aja sedikit sekali, syukur-syukur setiap harinya bisa tidur 2-3 jam aja itu udah anugrah banget hahaha

“lebay…….”

Tapi serius loh itu yang saya alami waktu itu, mengatur waktu kuliah dan tugas kuliah juga., dan waktu untuk mengerjakan kerjaan dari klien saya. Karena waktu itu saya menjadi freelaner offline ya, jadi saya juga harus menyempatkan waktu untuk bertemu dengan klien saya.

 

Projek yang Saya Ambil

www.pexels.com

Sebelum jadi freelancer, saya sudah memikirkan apa saja kemampuan saya waktu itu. Apa yang bisa saya buat. Dan apa saja yang bisa saya kerjakan.

Kebetulan waktu itu juga saya kuliah dijurusan desain grafis, nah beberapa yang saya ambil pastinya juga tentang desain grafis. Ya sesuai kemampuan juga lah. Jadi jasa yang kita tawarkan itu bisa yang kita lakukan.

Tidak hanya desain saja yang saya kerjakan, membuat animasi, membuat aset untuk sebuah game, membuat animasi interaktif, video expaliner dan lain-lain.

Ya dalam membuat itu semua pastinya dibutuhkan kemampuan untuk membuatnya. Tapi saya juga di bantu menggunakan aplikasi-aplikasi untuk membuatnya. Seperti dalam membuat desain kartu, pastinya saya membutuhkan aplikasi untuk membuat desain kartu.

Ya keinginan untuk menjadi freelancer juga harus dibarengi dengan kemampuan kita ya. Jangan hanya menawarkan jasa untuk membuat video misalnya, tapi kita tidak bisa membuatnya, atau bisa bikin tapi kualitasnya belum terlalu bagus.

Ya intinya sebisa mungkin jasa kita itu membuat orang lain suka dan puas, setidaknya hasil akhirnya dari sebuah projek adalah sesuai dengan keinginan orang yang membutuhkan jasa kita.

 

Kedisiplinan Mengatur Waktu

www.pexels.com

Pengalaman saya saat coba jadi freelancer kedisiplinan mengatur waktu itu sangat penting sekali. Sempat beberapa kali saat saya mendapatkan projek, saya keteteran dalam mengerjakannya. Hehe tapi selesai tetap sesuai tanggal selesai sebuah projek.

Ya kenapa bisa keteteran gitu, karena saya kurang disiplin dalam mengatur dan menggunakan waktu. Jadi saat kita membuat jadwal kapan kita akan mengerjakan projek dan kapan juga kita melakukan hal lain.

Ya harus pintar-pintar mengatur waktu pokoknya deh… hehehe

Dan jangan ditunda-tunda. Nah waktu itu saya cukup sering melakukan kesalahan ini. Tapi bukan pada projek yang saya tunda-tunda pengerjaannya, melainkan pada tugas kuliah hahaha.. Alhasil waktu untuk tidur harus saya korbankan, untuk mengerjakan tugas kuliah dan projek.

 

Bebas Menentukan Harga

www.pexels.com

Menentukan harga dari sebuah projek atau pekerjaan yang kita lakukan adalah sebuah keharusan. Hehe tapi menentukan harga juga harus sesuai ya dengan jasa dan pelayanan yang kita berikan.

Menurut pengalaman saya, memang ada sebagain orang yang membutuhkan jasa freelancer itu manentukan harga lebih dulu. Ya mereka ingin dibuatkan sesuatu yang mereka mau, lalu mencari freelancer yang bisa mengerjakan apa yang mereka mau.

Harganya sudah di tentukan di awal. Ya mereka mencari freelancer untuk mengerjakan projeknya dengan harga yang pas, jadi kadang-kadang freelancer juga tidak selalu bisa menetukan harga yang dimau. Tapi tetap dengan kualitas yang sesuai juga. Hehe

Tapi sudah beberapa kali saya mengambil dari sebuah projek itu yang harganya menurut saya sudah pas, jadi saya pun tidak perlu menentukan harga lagi.

 

Tidak Ada yang Mengatur-ngatur

www.pexels.com

Bekerja tapi tidak ada yang mengatur-ngatur. Kan enak ya kalau seperti itu, ya bosnya adalah diri kita sendiri. Sebelum kerja mau santai dulu juga tidak ada yang marahin hehe.

Kalau kerja dikantorkan pastinya memiliki atasan, ya mungkin aja sikapnya kurang mengenakan buat kita, atau agak sedikit galak, apa cerewet juga atau bahkan otoriter dan sebagainya, pasti saat kerja juga jadi kurang nyaman ya kan haha.

beda dengan freelancer, bebas kapan saja mau mengerjakannya, asalkan tetap tepat waktu dalam mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaan itu sendiri.

 

Bebas Kerja Dimana Saja

thinkwithgoogle.com

Mau kerja dimana saja bisa kita lakukan jika menjadi freelancer. Apalagi waktu itu saya sambil kuliah, ya kerjaan kadang-kadang saya kerjakan di kantin kampus, perpustakan, dikelas, bahkan kalau lagi males berangkat ke kampus ya saya mengerjakannya dirumah.

Tapi jujur ya, kalau mengerjakan ini jika di tempat ramai juga jadi kurang nyaman juga sih, ya inginnya bisa sambil santai tapi bisa tetap fokus juga.

Ya waktu itu paling nyaman ngerjain kerjaannya ya dirumah sendiri. Hehehe.

 

Bisa libur kapan aja

www.pexels.com

Nah ini yang paling enak. Bisa libur kapan aja hehehe. Ya karena kerja tanpa terikat dengan hari libur atau tidak, jadi liburpun bisa kapan saja. Dan yang paling enak itu kalau kerjaan sudah beres, bayaran sudah cair.. uhhh mau melakukan apa aja rasanya enak-anak aja.

 

Oke segitu dulu ya berbagi pengalamannya.. kesimpulannya… jadi freelancer itu ada enak dan tidak enaknya. Dan paling enak itu nerima bayaran hasil pekerjaan aja hahaha.

Yaudah yah.. untuk kamu yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca ini, saya cuma bisa bilang terima kasih banyak. Boleh di share kalau bermanfaat haha haha..

 

 

 

 

Leave a Comment

%d bloggers like this: