Majas Hiperbola Beserta Pengertian dan Contohnya

Contoh Majas Hiperbola – Majas hiperbola, pasti kalian tidak asing ya mendengar kata ini? Apalagi bagi kalian yang masih duduk dibangku sekolah maupun yang dibangku perkuliahan. Pasti sangat mengetahui apa yang disebut majas hiperbola ini. Yaps sangat benar sekali, majas ini merupakan salah satu pelajaran yang berada pada mata pelajaran bahasa Indonesia.

Dan majas hiperbola ini merupakan salah satu dari sekian jenis-jenis majas. Lalu ada apa dengan majas ini? Tujuan saya mnulis artikel ini adalah ingin memberikan beberapa dari contoh majas hiperbola. Namun meskipun pembahasan kali ini lebih pada sebuah contoh majas hiperbola, akan tetapi akan uraikan juga bagian penting yang lain dari majas tersebut seperti pengertian dan penjelasan mendetailnya.

Mungkin sebagian dari kalian sudah mengetahuinya ya, apa itu kalimat yang mengandung majas hiperbola atau sudah mengetahuinya bagaimanakah sebuah contoh majas hiperbola itu sendiri. Namun tidak perlu khawatir juga bagi kalian yang belum mengetahuinya, ya karena hari ini kita akan sama-sama membahasnya dan sama-sama juga menyimak bagaimana sih contoh majas hiperbola itu? Oke langsung saja kita mulai pembahasannya. Majas hiperbola adalah sebagai berikut.

Pengertian Majas Hiperbola

Majas Hiperbola adalah salah satu majas yang cukup populer dan sering juga digunakan dalam sebuah percakapan sehari-hari. Kata hiperbola itu sendiri merupakan kata yang berasal dari bahasa Yunani dan memiliki arti yaitu “berlebihan”. Majas hiperbola dalam pengelompokannya termasuk kedalam salah satu majas pertentangan.

Pada umumnya, majas ini sering digunakan dalam sebuah kalimat yang mempunyai maksud untuk menyampaikan sebuah tujuan dengan memakai gaya bahasa yang dilebih-lebihkan. Dan majas hiperbola ini, dahulu cukup sering di gunakan dalam sebuah karya seni sastra, seperti pada sebuah syair dan seni yang terdapat pada puisi.

Akan tetapi pada saat ini, tidak jarang banyak yang menggunakan majas ini dalam sebuah percakapan sehari-hari, atau dialog pada sebuah film, lirik sebuah lagu, dalam sebuah cermah, nasihat, suatu ungkapan kekaguman dan lain sebagainya.

Jika dalam percakapan sehari-hari misalnya, pasti kamu pernah kata yang menurut kita itu terlalu “lebay” atau biasa disebut berlebihan. Umumnya sering terjadi pada suatu hubungan suami dan istri yang salaing merayu misalnya. Atau sepesang kekasih yang sedang bergombal. Dan masih banyak contoh lainnya yang akan kita bahas lebih lengkap lagi.

Penggunaan kata dalam sebuah contoh majas hiperbola memang sengaja dibuat atau diucapkan secara berlebih-lebihan maupun dibesar-besarkan. Apanya yang dilebih-lebihkan? Tentu saja dari sisi jumlah kata, ukuran, dan bentuk, yang mana hal tersebut adalah bagian dari ciri khas dari majas hiperbola.

Dengan demikian kata-kata yang diucapkan tersebut nantinya akan memberikan sebuah kesan pada fakta yang disampaikan menjadi lebih mendalam dan mendapat perhatian dari lawan bicaranya.

Inilah yang menjadi sebuah alasan kenapa majas hiperbola dikelompokan kedalam sebuah majas pertentangan (majas konflik). Dalam hal ini majas tersebut memakai kata yang mempunyai makna yang terdapat perbedaan dengan kata yang sesungguhnya. Penggunaaan kata ini bertujuan agar menguatkan atau membuat sebuah kesan pada makna yang sesungguhnya.

Contoh Majas Hiperbola

Banyak contoh majas hiperbola ini yang bisa kita temukan sebuah kata atau kalimat yang biasa kita dengar sehari-hari. Misalnya di rumah, sekolah, tempat bermain, tempat hiburan, saat menghadiri sebuah cermah, dan banyak lainnya.

Namun apakah kita menyadarinya? Bahwa kadang-kadang kita mengucapkan sebuah kalimay yang mengandung sebagian dari contoh majas hiperbola? Bisa jadi kita tidak menyadarinya dan tidak mengetahuinya. Tetapi setelah kita sama-sama telah mempelajari pembahasan mengenai majas hiperbola ini, kita bisa mengetahui nanti ketika kita tidak secara sengaja mengucapkan sebuah kalimat yang mengandung makna dari majas hiperbola itu sendiri.

Menurut saya sendiri, kita akan terlebih keren jika saat berbicara menyisipkan kata yang memiliki arti dari majas hiperbola ini. Misalnya dengan lawan jenis kita. Hehe namun jangan terlalu berlebihan dalam menggunakan kalimat dengan tipe majas ini, karena jika terlalu sering digunakan, bisa jadi kita akan di cap sebagai orang yang suka gombal oleh lawan jenis kita,terutama bagi kalian yang laki-laki. Hehe

Dalam contoh majas hiperbola ini akan saya sampaikan dalam sebuah kalimat ya dan tema yang berbeda-beda. Adapun contoh kalimat majas hiperbola adalah sebagai berikut.

Contoh Majas Hiperbola di Rumah

Jika berbicara yang berkaitan dengan rumah, mungkin ini agak sedikit curhat haha. Bisa jadi yang saya utarakan pada contoh bagian ini merupakan kejadian yang sebenarnya di alami oleh penulis (saya sendiri) hehe. Dan mungkin kamu juga mengalami kejadian yang sama dengan saya. Terutama kalimat-kalimat yang biasa orang tua kita ucapkan kepada kita. Namun perlu diketahui juga, bagaimanapun ucapan orang tua kepada kita, adalah merupakan sebuah nasihat yang sangat berharga tentunya.

Oke langsung saja, kalimat yang mengandung majas hiperbola akan saya tulis miring (italic) ya. Dan contohnya adalah sebagai berikut.

Kita ingat-ingat apa sih yang di ucapkan oleh orang tua yang mengandung majas hiperbola ini? Misalnya seperti ini.

Contoh 1 Rezeki dipatok ayam

Jika kalian suka tidur di pagi hari, apa kah ibu kalian pernah berkata “hei, bangun.. jangan tidur aja pagi-pagi seperti, nanti rezekinya di patok ayam”. Apa kalian pernah mendengar kalimat itu? Jika iya berarti kita mengalami hal yang sama. Hehe.

Rezeki nya di patok ayam? Menurut saya pribadi kalimat tersebut memiliki arti seperti ini jika ita tidak bangun pagi, bisa menyebabkan rezeki kita hilang, atau sulit dalam mencari rezeki, karena kita telat bangun dari tidur, dan bisa hal tersebut mensulitkan kita dalam mencari rezeki (bisa berkerja misalnya).

Contoh 2 ayo nasinya dihabiskan, nanti nasinya nangis kalau tidak dihabiskan

Bagi kalain yang sekarang sudah beranjak dewasa atau bahkan sudah dikatagorikan bukan beranjak dewasa lagi. Pasti waktu kecil mengingat kalimat tersebut ya. Biasanya hal tersebut di ucapkan oleh seorang ibu kepada anaknya. Dimana seorang anak tersebut tidak mau mengahabiskan makanannya tersebut yaitu nasinya. Untuk membujuk anak itu, maka seorang ibu akan mengatakan hal itu, sebagai besar si anakpun menghabiskan nasinya itu.

Contoh 3 makan sambal jangan banyak-banyak nanti perutnya meledak.

Hehe. Mungkin jika kita mengetahuinya saat ini, dimana kita sudah dewasa pasti akan merasa yang dikatakan orang tua itu agak sedikit lebay. Dikatakannya perutnya akan meledak jika memakan sambal secara berlebihan. Pastinya maksudnya kata disini bukan benar-benar meledak ya perutnya,  namun jika kita memakan sambal banyak-banyak bisa mengakibatkan kita mengalami sakit perut yang berlebihan. Dan ini tentunya akan berdampak pada pencernaan kita.

Contoh Majas Hiperbola di Sekolah

  1. Hey jangan nyontek dong, aku menjawab soal ini penuh perjuangan mikir tujuh keliling.
  2. Kamu makannya banyak banget, pasti cacing-cacing di perut kamu pada kelaparan ya?.
  3. Pertanyaan guru itu membuatku jantungku mau meledak.
  4. Kamu tahu tidak? Kalau harga buku ini setinggi langit.
  5. Kamu membawa barang apa sih di tasmu? Rasanya seperti berton-ton beratnya.
  6. Kata-kata guru tadi tentang tugasku, begitu menusuk hati.
  7. Kalimat yang disampaikan oleh guru tadi membuatku terbakar semangatnya.
  8. Suatu saat nanti prestasimu akan mengguncang dunia.
  9. Seluruh murid yang mengikuti upacara bendera terdiam membisu.
  10. Jangan mengganggu aku, aku punya segudang tugas harus aku kerjakan.
  11. Mata pelajaran ini membuat aku pusing tujuh keliling.
  12. Jawabanku terhadap perntanyaan guru tadi, membuatnya terdiam membisu.
  13. Pelajaran ini sangat sulit dikerjakan, sehingga aku harus memeras otakku.
  14. Tono sama sekali tidak berkutik, saat ibu guru memarahinya yang menggelegar.
  15. Teriakan andi kepada temannya, membuat kupingnya terasa menggelegar.

Contoh ini, mugkin bisa juga terjadi pada kamu dimanapun, namun saya tuliskan diatas adalah contoh majas hiperbola yang biasanya di ucapkan sesama murid disekolah. Apakah kamu mengalami hal tersebut? Hehe. Besar kemungkinan berbeda juga pengalamannya sesuai dengan kejadian yang dialami masing-masing ya. Hehe

Contoh Majas Hiperbola Ungkapan Seseorang

Bagi kalian yang wanita, pastinya pernah ya mendengar gombalan yang dilakukan oleh pasangan kamu? Nah bisa jadi kalimat yang digunakan tersebut termasuk kedalam contoh majas hiperbola. Kenapa demikian? Karena jika kita perhatikan kalimatnya. Kalimat tersebut sungguh berlebihan atau biasa kita kenal dengan sebutan “lebay” dan perlakuan lebay tersebut yang dikenal dengan “gombal”.

Nah bisa jadi hal tersebut sering tejadi dengan kalian, dan pastinya kalian ini merasa senang atau agak bahagia dengan ucapan pasangan itu. Akan tetapi banyak juga wanita yang agak risih dengan kata-kata yang lebay itu, tetapi sebenarnya senang juga di ucapkan sesuatu kata yang manis, atau pujian yang agak sedikit lebay. Hehe. Oke biasanya ada beberapa kata yang diucapkan oleh sepasang kekasih. Dan lebih banyak biasanya laki-laki yang lebih sering menggunakan majas hiperbola ini.

Adapun contoh kalimatnya adalah sebagai berikut.

  1. Matamu sangat indah, seperti sinar rembulan.
  2. Rambutmu sangat halus, sehalus sutra.
  3. Kata-kata yang kamu ucapkan membuat hatiku meleleh.
  4. Perkataan kamu yang semalam membuat hati aku berbunga-bunga.
  5. Jangan membentak aku, karena itu bisa membuat hatiku hancur berkeping-keping.
  6. Rayulah aku, agar hatiku serasa terbang jauh di atas awan.
  7. Kelembutan sikapnya padaku, membuat hatiku meleleh.
  8. Kata-kata kasarmu sungguh menusuk hatiku.
  9. Rayuan yang kamu katakan semalam, seperti maut.
  10. Kita harus sama-sama meraih masa depan yang cerah.
  11. Tatapan matannya, menciutkan hatiku.
  12. Kata-katanya membuat hatiku terpecah belah.
  13. Hangatnya pelukanmu, sehangat sanubariku.
  14. Jangan berkata kasar kepadaku, karena membuat hatiku seperti tercabik-cabik.
  15. Ia begitu pandai, selalu membuatku hatiku serasa terbang ke langit.

Masih banyak lagi, majas hiperbola yang biasanya digunakan laki-laki, khususnya dalam merayu wanita atau dalam mengungkapkan kata-kata yang romantis kepada pasangannya. Namun kata-kata yang romantis saja belumlah cukup untuk membuktikan bahwa laki-laki itu mencintainya. Akan tetapi jika kata yang bisa melelehkan hati seorang wanita akan lebih sempurna jika laki-laki tersebut juga menganjaknya untuk menikah. Hehe

Mugnkin itu saja dulu ya, contoh majas hiperbola pada pembahasan kali ini, apa bila ada pertanyaan yang ingin disampaikan, bisa melalui kolom komentar dibawah ini. Untuk pembahasan kali ini, semoga bisa bermanfaat juga bagi kalian semua. Apabila ada kekurangannya saya mohon maaf. Dan banyak terima kasih saya ucapkan kepada yang telah berkunjung ke blog ini. Sekian.

Leave a Comment

%d bloggers like this: