199+ Contoh Pantun (LENGKAP): Anak, Nasehat, Cinta, dan Lainnya

Contoh Pantun – Apa sih yang pertama kali kalian pikirkan saat mendengar kata pantun? Sebuah kata yang berakhiran dan bernada sama? Atau pentun itu sesuatu yang lucu, atau sesuatu yang berupa nasehat? Sebuah kata-kata yang lucu? Atau bahkan kata-kata yang romantis? Atau sebuah teka-teki? Yaps semua ini adalah benar dan pantun itu bisa berupa nasehat, romantis, lucu dan lain sebagainya.

Jika dikatakan mungkin semua orang menyukai apa yang disebut dengan pantun, dari kalangan orang dewasa atau bahkan anak-anak. ada yang menyukai pantun yang romantis, lucu, dan lain sebagainya. Namun tidak semua orang atau kalangan itu bisa membuat sebuah pantun. Karena dalam membuat suatu pantun itu dibutuhkan yang namanya kemampuan dan bakat yang biasa terasah.

Tak jarang sebuah pantun itu mengandung sebuah pesan atau ada himbauan sesuatu yang ingin disampaikan oleh seorang penulis melalui sebuah pantun tersebut. Atau bahkan sebuah guyonan yang menjadikan sebuah pantun itu membuat orang yang mendengarnya tertawa dan menjadikannya lebih menarik. Sebuah pantun bisa juga jika dikombinasi dengan sebuah majas. Misalnya dengan Majas Personifikasi atau Majas Hiperbola.

Tak heran, jika orang-orang yang pintar dan pandai dalam membuat sebuah pantun dan melantunkan pantun tersebut itu biasanya banyak disukai oleh orang yang berada disekelilingnya. Nah untuk kalian yang ingin disukai banyak orang, bisa menyoba hal tersebut. Bisa jadi akan banyak orang yang akan menyukai pantun yang kalian ucapkan itu. Hehe.

Karena dengan sebuah pantun tentu kalian bisa mengungkapkan apa yang kalian pikirkan. Dan kamu juga bisa mengeluarkan apa yang ada pada perasaan kalian. Dan masih banyak lagi apa yang bisa kalian sampaikan melalui sebuah pantun.

Pengertian Pantun

Pantun merupakan termasuk salah satu bagian dari puisi lama yang sangat populer dan dikenal dalam bahasa-bahasa nusantara. Kata pantun sendiri merupakan kata yang berasal patuntun yaitu dalam bahasa minangkabau yang memiliki arti petuntun. Sedangkan dalam bahasa jawa pantun dikenal dengan sebutan parikan, dan jika dalam bahasa sunda dikenal dengan sebutan paparikan.

Kata pantun diambil dari sebuah kata yakni “tuntun” yang mana kata tersebut memiliki arti yaitu mengatur, mangatur, atau menyusun. Dengan kata lain sebuah pantu itu adalah sekumpulan kata-kta yang disusun sedemikian rupa sehingga menjadikan kumpulan kata tersebut manarik saat didengar maupun dibaca.

Dan pantun pada mulanya adalah sebuah karya sastra lisan, akan tetapi sekarang dijumpai juga dengan pantun yang tertulis. Pada umumnya sebuah karya pantun ini tidak adanya nama penulis pada pantun tersebut, hal ini disebabkan sebuah pantun penyebarannya dilakukan dengan secara lisan atau hanya melalui sebuah ucapan-ucapan.

Ciri-ciri Pantun

Lazimnya sebuah pantun itu terdiri dari 4 larik atau jika dalam sebuah tulisan maka 4 baris, dan disetiap barisnya pantun itu terdiri dari 8-12 suku kata, dan memilik sajak dengan akhir yang berpola a-b-a-b dan a-a-a-a, namun tidak boleh jika bersajak dengan pola seperti ini a-a-b-b, dan a-b-b-a.

Pada sebuah pantun biasa terdapat dua bagian yaitu bagian pertama adalah merupakan sampiran dan pada bagain yang kedua adalah isi. Pada bagian pertama atau suatu sampiran yang terletak pada awal sebuah pantun biasanya menceritakan tentang suatu fenomena alam dan tentu hal tersebut tidak ada kaitannya dengan dengan isi. Lalu kemudian pada bagian merupakan suatu pesan utama dari pantun yang mana pesan tersebut merupakan isi dari pantun.

Nah untuk kalian yang ingin lebih memahaminya bagaimana sih sebuah pantun, bisa dilihat video berikut ini. Silahkan disimak ya.

 

Jenis Jenis Pantun

Di indonesia sendiri ada banyak jenis pantun yang bisa ketahui dan temukan. Jenis pantun tersebut dibedakan dan disesusaikan dengan tema bahasan dalam sebuah pantun. Misalnya seperti pantun romantis adalah sebuah pantun yang ditujukan untuk orang yang kita sayangi dan cintai, atau bahkan pantun jenaka yang mana isi dari pantun tersebut bisa membuat kita tertawa, karena isi nya berupa lelucon yang menggelitik.

Dengan adanya jenis-jenis pantun ini, kita bisa lebih mengetahui bagaimana sebuah pantun yang tujukan untuk sebuah nasehat, atau pantun cinta yang berisi nasehat tentang pesan-pesan cinta. Dan bisa juga sebuah pantun agama, yang hal tersebut untuk mengingatkan kita akan pesan-pesan penting dalam sebuah kehidupan yang di atur oleh agama.

Dan masih banyak lagi jenis pantun lainnya yang bisa kalian manfaatkan pada kesempatan yang sesuai dengan temanya.

Contoh Pantun

Tak lengkap rasanya jika sebuah penjelasan tidak disertai juga dengan contohnya, maka dari itu akan saya uraikan juga beberapa contoh pantun yang akan saya susun sesuai dengan temanya masing-masing. Contoh pantun ini bisa kalian manfaatkan untuk hal apapun yang berhubungan dengan sebuah pantun. Apa itu mengenai sebuah tugas, atau hanya sekedar ingin mengucapkan sebuah pantun.

Atau dari sebuah contoh pantun di bawah ini kita juga bisa membuatnya yang lebih baru dan kreatif. Tinggal mengikuti saja bagaimana sajak yang berada diakhir kata pada sebuah pantun. Tentu hal tersebut sangat mudah diikuti dan ditiru. Namun jika kita ingin membuat sebuah pantun yang lebih manarik, perlu adanya latihan dan membaca banyak referensi dari sebuah bahan bacaan ataupun dari sebuah pantun yang sudah ada.

Dengan latihan tersebut pastinya akan membuat kamu semakin pandai dalam membuat sebuah pantun. Dan untuk membuat sebauh pantun yang menarik perlu adanya bakat dan juga kemampuan. Nah maka dari itu jika ingin membuat pantun yang enak di dengar dan menarik asahlah kemampuan dan bakat tersebut dengan adanya sebuah latihan.

Berikut ini adalah contoh pantun yang disesuaikan dengan temanya. Adapun contohnya adalah sebagai berikut.

Pantun Anak

Pantun anak ini, sangat pas sekali jika diucapkan oleh anak-anak pada sebuah pentas seni misalnya. Atau dalam sebuah acara tertentu. Pantun juga sangat baik bagi anak, pengetahuan akan kekayaan katanya, dan dengan sebuah pantun bisa melatih kosakata pada anak tersebut. Berikut ini contoh pantun untuk anak.

Pagi-pagi minum es kelapa

Ditambah sedikit dengan air nira

Ibu pulang bawa apa

Ibu pulang bawa kabar gembira

Burung kasuari terbang jauh melanglang

Hinggapnya pada sebuah pepohonan

Kapanpun ibu pulang

Selalu saja membawa makanan

Benih padi banyak ditebar

Burung mematuk lalu dikejar

Ibuku memang seorang penyabar

Jadilah aku anak yang pintar

Ada baju berwarna merah

Sungguh bagus dipandang mata

Kalau main jangan mudah marah

Senang bahagia bersuka cita

Jalan-jalan ke kota padang

Bersama ibu dan juga abang

Jika angin bertiup sedang

Maka layang pastilah terbang

Pantun cinta

Pantun yang berisi kata-kata cinta disetiap barisnya, sesuai dengan namanya, pantun jenis ini memang dibuat dan bisa digunakan untuk menyatakan sebuah perasaan maupun ungkapan cinta yang kita rasakan kepada seseorang. Mengungkapkan perasaan dengan menggunakan sebuah pantun tergolong merupakan cara yang kreatif, segar dan inovatif.

Kalimat-kalimat cinta yang sudah lazidm, akan tetapi dikemas lagi dengan menggunakan sebuah pantun yang terdapat irama dan rima sehingga terdengar lebih mengasikan dibandingkan hanya sekedar kata-kata biasa. Sehingga bisa menghilang rasa jenuh pada orang yang ditujukan tersebut.

Irama yang khas pada sebuah pantun, dikombinasikan dengan kata-kata cinta yang saling berkaitan satu sama lainnya, menjadikan kekuatan tersendiri pada pantun cinta ini. Maka tak heran, jika cukup banyak orang untuk menggunakan pantun cinta ini, menjadikan media untuk menyatakan sebuah perasaan cinta. Adapun contoh pantun cinta adalah sebagai berikut.

Minum susu sambil berdiri

Ditambah roti duduk di bangku

Jika hatimu masih saja sendiri

Berilah tempat pada diriku

Ambil nampan pada sebuah lemari

Kelapa muda dibuat jamu

Lelaki tampan yang kamu cari

Kini ada dihadapan kamu

Naik ke atap memakai bikini

Bikini bekas dipakaikan pita

Cobalah untuk tatap mataku ini

Maka kamu akan tahu apa itu cinta

Pasar banjar berada ditengah kota

Pergi kesana membawa uang saku

Bila kamu sedang dikejar cinta

Pergilah sembunyi di dalam hatiku

Ambil kembang letakan di depan

Kembang mawar dibungkus koran

Selagi abang masih tampan

Mau engga eneng abang ajak pacaran

 

Pantun Jenaka

Contoh pantun jenaka, apa sih yang kamu pikirkan jika mendengar kata jenaka? Lucu, menggelikan, membuat tawa. Yaps benar sekali, bagaiamana jika pantun tersebut bertema jenaka. Maka bisa dipastikan bahwa pantun tersebut bukan hanya menggelikan namun juga sangat menghibur bagi siapa saja yang mendengar pantun tersebut.

Dengan diberi sebuah irama dan rima yang ada pada sebuah pantun, dan dikaitkan dengan kumpulan kata-kata yang mengandung suatu humor, pasti akan menjadi sebuah tontonan atau pun bahan yang sangat enak untuk di dengar. Bagaimana sih sebuah pantun yang digabungkan dengan kumpulan kata yang mengandung unsur jenaka. Simaklah contoh pantun jenaka dibawah ini.

Kucing bermain dengan sebuah tali

Gajah duduk membaca koran

Bagaimana hati tak merasa geli

Kalau kepala botak malah sisiran

Pagi-pagi sudah menatap awan

Eh ternyata terdapat layang-layang

Badan kurus karena kurang makan

Kalau terkena angin pasti goyang-goyang

Nemu duit pada perkarangan

Tapi itu duit, hanya bohongan

Siapa yang suka nyampah sembarangan

Pastilah kekasihnya orang utan

Makan siang sepiring berdua

Rasaya asik tiada tara

Jika kamu bertemu cowok pandai menggoda

Hati-hatilah karena dia watak buaya

Pagi-pagi sudah cuci celana

Dikantongnya ada sebungkus gula

Kalau kamu sudah terbawa suasana

Senyum sendiri seperti orang gila

Pantun Nasehat

Conto pantun nasehat pada umumnya berisi sebuah pesan atau sebuah penyampain pesan moral. Pastinya pesan tersebut biasanya berhubungan dengan unsur-unsur yang berhubungan dengan kehidupan manusia. Bisa dibayangkan sebuah nasehat yang penting bagi kehidupan kita agar mudah diterima sebuah nasehat itu maka penyampaiannya melalui karya seperti pantun.

Bukan hanya untuk menyampaikan apa yang kita rasakan saja, sebuah pantun juga bisa untuk menyampaikan sebuah nasehat. Karena nilai-nilai kebaikan harus disampaikan walau dengan cara apapun. Salah satunya adalah menggunakan sebuah pantun. Adapun contoh pantun nasehat adalah sebagai berikut. Silahkan disimak baik-baik ya.

Anak burung jatuh ke rawa

Lalu di tolong oleh seekor rusa

Kasih sayang yang ada pada orang tua

Akan selalu ada sepanjang masa

Ada empek-empek ditambah cuka

Begitu dicoba enak terasa

Coba lihat anak yang suka durhaka

Dunia akhirat hidupnya tersiksa

Terbuat dari apa kue lemang

Dari ketan yang telah dipanggang

Waktu kecil selalu ditimang

Ayah dan ibu wajib disayang

Ada orang menanam tebu

Ada pembeli menanyakan harga

Wahai kalian hormati ibu

Kerena ibu jalan kita ke surga.

 

Penutup

Demikianlah contoh- contoh pantun ini, kita bisa memanfaatkannya untuk kepentingan kita pada sesuatu sesuai dengan tema yang bisa kita ambil. Ada kalanya sebuah pantun bisa menjadi sebuah nasehat, atau hanya untuk bahan guyonan saja. Sungguh sangat bisa. Jika kamu ingin membuat sebuah pantun dengan versi kamu sendiri, caranya sangat mudah, kalian bisa meniru pantun-pantun yang sudah jadi.

Lalu pilihlah sebuah kata yang memilki akhiran yang sama atau rima yang sama. Maka dengan cara itu kalian bisa membuat pantun yang sudah sesuai dengan pengertian sebuah pantun. Mungkin cukup sekian ya. Apabila ada pertanyaan kalian bisa sampaikan pada klom komentar dibawah ini.

Terima kasih banyak semuanya.

 

Leave a Comment

%d bloggers like this: