5+ Kebiasaan Orang Betawi yang Bisa Anda Ketahui

Berbagai Macam Kebiasaan Orang Betawi yang Bisa Anda Ketahui

Kebiasaan orang betawi – Indonesia merupakan negara yang memiliki keberanekaragaraman suku dan budayanya. Dengan keragaman suku tersebut, bersatu untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Suku betawi merupakan penduduk asli dari kota Jakarta.

Kota yang terkenal akan metropolitan ini tidak lepas dari suku betawi yang ikut melakukan pengembangan dari Jakarta. Menariknya, suku betawi memiliki kebiasaan yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain terdapat pakaian adat betawi, ada juga sebuah kebiasan-kebiasaan yang menarik terkandung di dalamnya.

Tentu, kebiasaan jawa ini berpengaruh dalam menciptakan masyarakat sosial yang lebih berkualitas.

Apa saja kebiasaan tersebut??

Simak ulasan lebih jelasnya mengenai kebiasaan orang betawi dibawah ini.

Semua masyarakat tentu paham bahwa kebiasaan yang baik akan berdampak baik pula. Masyarakat betawi sudah menjalankan kebiasaan yang baik. Norma yang diajarkan sesuai pada aturan agama dan pemerintahan.

Dengan begitu, tidak ada kesalahpahaman antara keduanya. Kebiasaan ini tentu terus digunakan dan menjadi bekal untuk membuat masyarakat suku betawi lebih baik.

Bahasa suku betawi sendiri menggunakan bahasa Betawi.

Suku betawi tetap eksis dalam mengajarkan kebiasaan yang baik sebagai contoh masyarakat lainnya. Kami akan mengupas lengkap kebiasaan orang betawi.

Berikut Kebiasan Orang Betawi Dalam Sehari-hari

Dengan adanya kebiasaan yang baik, tentu menjadi cerminan pada setiap pribadi untuk dapat lebih baik dalam menajalani kehidupan.

Orang betawi selalu memiliki kebiasaan yang unik dan baik. Berikut lebih jelasnya ada dibawah ini.

  1. Tidak Suka Merantau

Tidak Suka Merantau

Perlu anda ketahui bahwa masyarakat betawi memiliki kebiasaan untuk tidak merantau.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Ternyata, banyak faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Mulai dari faktor ekonomi sampai dengan rasa kekeluargaan yang erat.

Dimana, masyarakat betawi lebih suka bekerja pada wilayahnya sendiri untuk melakukan perkembangan. Terlebih, ibu kota Jakarta sebagai pusat pemerintahan yang memiliki banyak sekali peluang untuk memperoleh perhasilan.

Namun, tingkat perekonomian dari masyarakat betawi juga menjadi faktor yang berpengaruh.

Beberapa masyarakat memang memiliki perekonomian yang rendah dan menjadi salah satu alasan biaya untuk merantau ke negeri orang.

Hal ini tentu sangat berpengaruh karena merantau sendiri membutuhkan modal yang lumayan saat diawal. Kebiasan adat betawi ini sudah terjadi sejak lama. Karena itu, masyarakat betawi lebih banyak berusaha bekerja di wilayah sendiri.

  1. Sopan dan Santun

Sopan dan Santun

Menjalani kehidupan ini tentu tidaklah sendirian. Manusia sebagai makhluk sosial tentu harus memahami bahwa menjaga sopan dan santun sangat diperlukan.

Masyarakat betawi memiliki kebiasaan untuk menjaga sopan dan santun dalam keseharian.

Dengan menjaga akhlak tersebut, bukan tidak mungkin kebaikan akan selalu hadir. Sebagai manusia, sebaiknya paham bahwa sopan dalam berkata dan santun pada kehidupan sungguh diperlukan.

Hal ini berkaitan langsung pada aturan yang berlaku.

Dimana, kesopanan akan dibalas dengan rasa sopan yang lebih baik. Alangkah baiknya menjalani kehidupan untuk mencari teman dan tidak menemukan lawan.

Suku betawi asli selalu mewariskan sifat ini kepada anak-anak agar lebih paham arti kehidupan ini.

Masyarakat harus tetap hidup dengan benar dan sesuai pada kebutuhannya.

  1. Toleransi Tinggi

tolernsi tinggi

Kebiasaan orang betawi yang lainnya adalah dalam hal toleransi. Tentu, semua orang tahu bahwa bermasyarakat ini memiliki banyak keanekaragaman.

Mulai dari suku sampai dengan agama yang ada.

DI Indonesia sendiri , banyak sekali perbedaan yang ada terlebih di kota jakarta.

Namun, perbedaan tersebut harus tetap dihomati sebagai sesama bangsa bernegara. Masyarakat betawi sangat toleransi kepada perbedaan dan tidak menjadikannya sebagai masalah yang ada.

Karena hal ini tentu harus lebih ditinggkatkan lagi.

Toleransi menjadi sangat penting dimana harus dilakukan pada kehidupan sehari-hari. Mayarakat saat ini memiliki dedikasi yang tinggi dalam menciptakan kebersamaan.

Toleransi terhadap perbedaan harus tetap ditingkatkan dalam segala sisi.

Jalan biarkan perbedaan menjadi penghalang dalam menciptakan perkembangan maupun kemajuan. Toleransi harus tetap dijunjung untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik lagi.

Kebiasaan ini sudah dimulai oleh masyarakat suku betawi, untuk itu mulailah kebiasaan ini dari diri anda sekarang.

  1. Belajar Silat

latihan silat

Baru-baru ini , telah resmi bahwa silat masuk dalam olahraga pada Asian Games 2018 yang diselengarakan di Jakarta dan Palembang Indonesia.

Suku betawi memang terkenal akan didikan silat yang baik.

Sudah sejak jaman dahulu, pencak silat di ajarkan pada orang dewasa maupun anak-anak. Sampai saat ini, kebiasaan orang betawi tersebut tetap dilestarikan sebagai salah satu budaya yang terus dikembangkan.

Bukan tidak mungkin, silat menjadi bela diri yang akan dilombakan pada tahapan internasional.

Keunikan macam gerakan dari silat banyak terdapat dan tentu memiliki fungsinya masing-masing. Suku betawi memiliki pengalaman yang lebih tinggi dalam memberikan pembelajaran mengenai silat.

Nenek moyang mereka sudah lebih dahulu mengajarkan silat kepada anak-anaknya.

Beda diri ini memiliki fungsi yang baik dan cocok diaplikasikan pada seluruh lapisan masyarakat. Kebudayaan jawa yang ada tetap harus ditingkatkan untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal.

Suku betawi selalu senantiasa memberikan ilmu pencak silat kepada semua yang ingin belajar dengan serius.

  1. Membaca Al-Quran

membaca Al quran

Kebanyakan dari masyarakat betawi memang beragama Islam.

Kebaikan tentu harus tetap diamalkan untuk memperoleh hasil yang baik. Termasuk dengan membaca Al-Quran dalam sehari-hari.

Kebiasaan ini dapat memperoleh pahalan dan mudah diridhai oleh Allah SWT.

Masyarakat betawi kerap kali membaca Al-Quran setelah menjalankan shalat maghrib. Tentu,dengan membaca Al-Quran akan banyak sekali manfaat yang didapatkan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Kebiasaan orang betawi ini sudah berlangsung sejak lama dan harus tetap ditingkatkan.

Sebagai masyarkat yang beragama islam, alangkah baiknya untuk dapat menciptakan hal-hal yang baik. Akhlak yang baik harus tetap diberikan rasa bersyukur.

Dengan membaca Al-Quran maka akan lebih bersyukur terhadap nikmat yang diberikan.

Langkah ini harus tetap dijalankan dalam kegiatan sehari-hari. Anda dapat mencontoh kebiasaan baik dari masyarakat suku betawi ini.

  1. Berbagi pada Sesama

salaing berbagi kepada sesama

Sebagai makhluk sosial, tentu tidak dapat menjalani kehidupan ini secara sendiri. Berbagi sendiri tidak harus dalam bentuk uang.

Melainkan pada sesuatu yang diperlukan.

Berbagilah sebisa mungkin pada sesama. Orang suku betawi selalu memegang penuh pedoman akan berbagi ini. Dimana, seseorang yang berbagi tidak akan pernah habis hartanya.

Sebaiknya, hal ini harus dipahami pula oleh seluruh masyarakat yang ada. Jangan pernah ragu untuk berbagi satu sama lainnya.

Terlebih untuk berbagi dalam hal-hal yang positif. Berbagi untuk kebaikan selalu memberikan arti yang baik dalam kehidupan.

Semua hal baik yang dilakukan tentu akan bermanfaat dan memperoleh kebaikan pula nantinya.

Semua masyarakat betawi sudah selalu menjalankan hal tersebut untuk membuat hidup menjadi lebih bermakna.

Berbagilah selagi bisa, maka akan selalu ada kebaikan yang mendekat. Tradisi suku betawi ini harus tetap dilakukan untuk hal dan manfaat yang baik tentunya.

Begitulah pembahasan mengenai beberapa kebiasaan orang betawi yang baik dan dapat dicontoh.

Dalam menjalankan kehidupan ini, alangkah baiknya untuk menjalankan hal-hal yang baik. Kebiasaan baik tentu dapat dijadikan contoh dalam masyarakat. Semoga bermanfaat !

Leave a Comment

%d bloggers like this: