Paragraf Deduktif Beserta Pengertian, Ciri-ciri, dan Contohnya

Halo sahabat Buatlagi.com apa kabar? Semoga dalam keadaan yang baik dan sehat-sehat saja ya. Tiada hari tanpa belajar. Itulah yang harus kita lakukan untuk aktivitas kita setiap harinya. Begitu pula dengan pembahasan kali ini, masih tetap membahas salah satu materi pelajaran. Yaitu pelajaran banyak disukai oleh banyak kalangan, dari malai yang duduk di bangku Sekolah dasar sampai mereka yang sekarang duduk dibangku perkuliahan.

Adapun materi yang akan kita bahas kali ini ialah tentang Paragraf Deduktif. Ya benar sekali pembahasan kali ini merupakan kelanjutan dari sebelum-sebelumnya. Tetapi bagi kalian yang belum mengetahui sebelumnya membahas apa. Kalian bisa lihat diantaranya adalah tentang paragraf dan beberapa jenis paragraf, salah satunya adalah Paragraf Eksposisi.

Pada kesempatan ini, kita akan lebih condong pada pembahasan tentang contoh dari paragraf deduktif. Namun tidak perlu risau, karena tentu saja saya akan menyisipkan juga tentang pengertian paragraf deduktif berserta ciri-cirinya.

Jika pada artikel sebelumnya kita membahas jenis paragraf berdasarkan “menurut isinya”, tetapi kalau saat ini kita akan membahas jenis paragraf berdasarkan “menurut letak kalimat utamanya”. Sebenarnya paragraf dengan yang menurut letak kalimat utamanya tidak hanya paragraf deduktif saja. Melainkan ada juga yang lainnya yaitu paragraf Induktif dan paragraf campuran.

Mungkin paragraf dengan jenis yang lain, akan kita sama-sama bahas dan pelajari dilain kesempatan. Oke langsung saja kita mulai pembahasan tersebut. Selamat membaca ya teman-teman.

Pengertian Paragraf Deduktif

Sebelum kita lebih jauh membahas tentang paragraf deduktif ini, alangkah baiknya jika kalian sudah mengatahui apa itu paragraf. Dan lebih bagus lagi jika kalian sudah mengerti dan memahaminya bagaimana sebuah paragraf itu.

Jika kalian ingin lebih jelas mengetahui pembahasan tentang paragraf. Kalian bisa lihat artikel sebelumnya yaitu pengertian paragraf. Namun sedikit saya jelaskan disini, apa itu paragraf. Paragraf merupakan sebuah rangkaian kalimat yang saling mempunyai keterkaitan. Dan keterkaitan tersebut membentuk suatu gagasan yang terdiri dari sebuah ide dan kalimat penjelas.

Akan tetapi jika kita mencari kata paragraf pada KBBI. Kita akan mendapatkan penjelasan tentang paragraf yaitu merupakan bagian bab pada sebuah karangan. Jika diperhatikan dari dua penjelasan tersebut. Maka kita akan dapat kesimpulan dari paragraf yaitu sesuatu yang harus ada pada sebuah karangan untuk membentuk suatu gagasan baru.

Sedangkan pengertian dari paragraf deduktif adalah sebuah paragraf yang dikembangkan dengan menggunakan pola deduksi. Pola deduksi tersebut bermula dari sebuah pemaparan yang bersifat umum dan kemudian menyebarkan hal khusus. Sebuah tulisan yang menggunakan paragraf deduktif bisa dilihat dari letak kalimat utamanya yang berada di awal kalimat.

Ciri-ciri Paragraf Deduktif

Pada jenis paragraf ini terdapat ciri-cirinya, ciri tersebut tentunya akan memudahkan kita untuk mengetahui dari jenis paragraf yang lainnya. Adapun ciri-cirinya adalah sebagai berikut.

  1. Ide pokok dari paragraf tersebut berada di awal paragraf.
  2. Ide pokok itu tersusun dari suatu pernyataam umum yang diikuti dengan suatu penjelasan yang bersifat khusus.

Contoh Paragraf Deduktif

Setelah kita mengetahui apa itu paragraf deduktif, dan mengetahui bagaiamana ciri-ciri paragraf tersebut. kita akan melanjutkan dengan pembahasan dari beberapa contoh dari sebuah paragraf deduktif ini. Dengan adanya contoh-contoh ini. mudah-mudah sahabat sekalian dapat lebih jauh memahaminya apa itu paragraf deduktif.

Tentang Manfaat Internet

Internet di masa sekarang sudah sangat menjelma menjadi seperti suatu kebutuhan primer. Yang mempunyai nilai hampir setara dengan makanan, pakaian dan juga tempat tinggal. Tanpa adanya akses internet, rasanya hidup itu seperti hampa dan tidak berwarna. Memang internet saat ini membuka cakrawala manusia. Yaitu sebagai sarana yang dapat memberikan informasi kepada manusia tentang hal apapun.

Saat ini, hampir segala usia membuka dan mengakses internet. Bahkan para orangtua sangat dimudahkan mencarikan sebuah hiburan untuk anak-anaknya menggunakan internet. Tidak hanya itu, dari kalangan siswa sampai mahasiswa dimasa ini sangat memanfaatkan internet untuk kebutuhan belajarnya.

Bahkan hingga para pekerja kantoranpun juga memanfaat sebuah akses internet untuk keperluan bisnisnya. Akan tetapi manfaat internet tidak hanya untuk keperluan belajar dan bekerja saja. Banyak juga saat ini, memanfaatkan internet untuk jual beli, berbagi hal apapun, berkumonikasi dan masih banyak lagi yang dimanfaat dari sebuah akses internet.

Tentang Berolahraga

Berolahraga merupakan aktivitas yang sangat bagus bagi manusia. Jika ingin memiliki badan yang sehat maka rutinlah dalam berolahraga. Olahraga juga bisa meningkatkan energi dan menambah serotonin pada otak. Selain untuk menjaga kesehatan, berolahraga juga bisa membuat stress menjadi lebih rendah.

Singkatnya dengan berolahraga, bukan hanya untuk meningkatkan otot-otot saja. Akan tetapi juga untuk meningkatkan stamina tubuh dan banyak manfaat lainnya. Seperti dapat membantu mencairkan stress, dan membuat jantung menjadi lebih sehat.

Jika kita mengalami stress karena aktivitas seharian. Maka langkah terbaik untuk menghilangkan stress tersebut adalah dengan berolahraga. Kenapa demikian? Karena dengan melakukan aktivitas tersebut akan memberikan efek relaksasi pada tubuh kita.

Itulah sebabnya, ketika seseorang mulai berolahraga, dia akan segera mengetahui bahwa yang dia lakukan itu akan membantunya menghilangkan stress. Dan tentu akan membuatnya menjadi pribadi yang lebih bahagia. Dan kondisi tersebut akan membuat seseorang itu tidak mudah marah.

 

Leave a Comment

%d bloggers like this: