Pengertian Paragraf Eksposisi, Beserta Ciri-ciri, Jenis dan Contohnya

Buatlagi.com – Berbicara tentang paragraf tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Pertama-tama yang perlu kita ketahui adalah Pengertian Paragraf itu sendiri. Setelah itu baru kita bisa mempelajari bab lainnya seperti paragraf Argumentasi dan jenis paragraf lainnya. Dan saat ini mari kita bahas dan pelajari bersama-sama tentang paragraf eksposisi.

Jika kita sudah memahami apa itu pengertian paragraf, maka bisa dengan mudah untuk kita memahami jenis-jenis paragaraf. Salah satunya adalah paragraf eksposisi ini. Akan tetapi pada kesempatan kali ini, saya tidak hanya menjabarkan tentang pengertian paragraf eksposisi saja. Tetapi juga akan kita bahas ciri-ciri, jenis, beserta contohnya juga.

karena yang saya ketahui, pembahasan tentang paragraf ini tidak hanya dijumpai saat masa SMA saja, akan tetapi juga ketika diperguruan tinggi. maka dari itu saya akan memberikan informasi secara lengkap tentang pembahasan ini. Agar kita dapat mengerti secara keseluruhan.

Harapan saya pada artikel yang saya bahas ini, yaitu tidak hanya menjelaskan apa saja yang terkait dengan dengan paragraf eksposisi saja. Akan tetapi kita bisa sama-sama saling memahami dan mengerti apa itu paragraf eksposisi dan lainnya. Dan tentu jika kita sudah memahaminya, untuk membuat contoh paragrafnya pun mudah.

Tapi sebelum melangkah lebih jauh lagi, mari kita pahami terlebih dahulu materi tentang paragraf eskposisi ini. Dan langkah selanjutnya adalah kita berfikir untuk membuat paragraf ini. Karena inilah tujuan utama kita dalam membahas materi ini.

Pengertian Paragraf Eksposisi

www.pexels.com

Sebelum kita membahas lebih jauh tantang paragraf eksposisi ini, hal utama yang perlu diketahui adalah memahami apa arti dari paragraf tersebut. Biar kita menjadi lebih mudah dan tidak bingung dengan yang saya uraikan. Saat membahas materi ini lebih jauh lagi nantinya.

Oke langsung saja, eksposisi kata yang diambil dari bahasa inggris yaitu expose. Kata expose ini jika kita artikan kedalam bahasa insonesia, maka akan berarti memaparkan, membuka, menampakan, memamerkan, dan memerankan.

Sedangkan secara umum, ekposisi diartikan suatu paragraf yang didalamnya mengandung sebuah penjelasan, informasi, dan pengetahuan dari suatu masalah. Yang diungkapkan dalam sebuah tulisan yang dibuat oleh penulis pada sebuah bidang. Dan dengan tujuah agar tulisannya itu bisa dibaca oleh orang lain.

Dengan kata lain, bahwa eksposisi itu dapat diartikan juga sebagai tulisan paragraf yang menjelaskan, mengungkapkan, mengungkapkan dengan jelas pada sebuah topik tertentu. Dan tentunya tulisan itu memakai kaidah yang telah ditentukan secara sistematis.

Pada umumnya pembuatan paragraf ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan maupun informasi kepada para pembaca. Yang dimaksudkan agar para pebaca tersebut nantinya, mendapatkan suatu pengetahuan maupun informasi tersebut secara menyeluruh dari sebuah masalah.

Dan yang perlu diketahui juga, bahwa paragraf ini dibuat berdasarkan hasil pengamatan ataupun penelitian yang dilakukan oleh penulis.

Ciri-ciri Paragraf Eksposisi

ciri-ciri paragraf eksposisi
www.pexels.com

Setiap paragraf yang tertera pada sebuah tulisan, pasti mempunyai ciri yang hampir berbeda-beda. Begitu pun dengan paragraf eksposisi ini. Maka dari itu, jika kita ingin mengetahui apa perbedaannya antara paragraf eksposisi dengan paragraf lainnya. Kita harus mengetahui apa itu ciri-cirinya. Berikut adalah ciri-ciri dari paragraf eksposisi.

  1. Paragraf yang dimaksud berisi tentang suatu penjelasan, maupun definisi dari sebuah objek yang menjadi bahan pembahasan.
  2. Paragraf tersebut, ditulis memakai gaya tulisan yang inovatif.
  3. Data dari sebuah tulisan tersebut haruslah fakta dan benar, karena hal itu akan menjadi pembahasannya.
  4. Paragraf eksposisi tersebut, berisi data yang dapat menjawab suatu pertanyaan bagaimana, apa, kapan, mengapa, siapa serta dimana.
  5. Paragraf tersebut tentunya dituliskan menurut hasil penelitian atau pengamatan yang dilakukan penulis.
  6. Data yang diuraikan terdapat gambar, grafik, angka, data statistik, atau bagan yang dimanfaatkan sebagai ilustrasi.
  7. Paragraf tersebut ditulis untuk memberikan informasi ataupun pengetahuan bagi para pemabaca.
  8. Kalimat yang disampaikan menggunakan bahasa yang tidak berbelit-belit dan sangat mudah dipahami.
  9. Dan dalam tulisan tersebut, penulis menyampaikan permasalahan itu dengan lugas dan tidak condong memihak salah satu pihak.
  10. Paragraf itu berisi data yang akurat.
  11. Tulisan tersebut, terdapat sebuah kesimpulan.

Jenis Paragraf Eksposisi

jenis-jenis eksposisi dan penjelasannya
www.pexels.com

Seperti peragraf jenis lainnya, paragraf eksposisi ini juga mempunyai beberapa macam jenis berbeda. Disetiap jenis paragraf tersebut, memiliki perbedaan satu dengan yang lainnya. Akan tetapi pada paragraf eksposisi ini terdapat perbedaan yang menonjol dibandingan paragraf lainnya. Perbedaan tersebut nampak pada cara pembuatannya.

Untuk lebih jelas lagi. Apa sih perbedaan tersebut. Mari kita simak penjelasan pendek tentang eksposisi ini bersama-sama. Jenis-jenisnya adalah sebagai beriukut.

1. Paragraf Eksposisi Definisi

Paragraf Eksposisi Definisi
aliciaraimundo.com

Sesuai dengan sebutannya, eksposisi definisi ini merupakan sebuah paragraf yang menjelaskan suatu masalah. Dan dalam menjelaskan masalah itu tentu disertai dengan batasan-batasan yang telah ditentukan. Sehingga para pembaca mendapatkan sebuah informasi, wawasan, serta pengetahuan yang disampaikan oleh penulis dari paragraf yang dibuatnya.

Memang paragraf jenis ini, akan banyak kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Pastinya pada saat kita membaca sebuah tulisan. Dan dalam menyusun paragraf jenis ini, seorang penulis haruslah memaparkan sebuah permasalahan dengan detail. Yang didalam permasalahan tersebut, meliputi ciri dan sifat dari permasalahan itu sendiri.

2. Paragraf Eksposisi Proses

Paragraf Eksposisi proses
hanyalewat.com

Jenis yang kedua adalah Eksposisi proses. Pada sebuah paragraf yang dibuat ini, bertujuan untuk menjelaskan dan menguraikan bagaimana cara kerja sebuah masalah. Pada paragraf ini seorang penulis diharuskan untuk menyusun sebuah paragarf secara terperinci. Dan juga menjelaskan apa saja kerja dari suatu benda sesuai urutan.

Paragraf jenis ini juga sangat sering kita jumpai pada kegiatan yang kita lakukan sehari-hari. Misalnya seperti cara membuat kue coklat, tutorial membuat desain, cara memasak nasi goreng, dan contoh lainnya. Dengan kata lain paragraf jenis ini juga bisa digunakan untuk menjelaskan suatu proses terjadinya peristiwa.

3. Paragraf Eksposisi Klasifikasi

Paragraf Eksposisi Klasifikasi
www.pexels.com

Selanjutnya adalah Eksposisi Klasifikasi. Pada paragraf jenis ini seorang penulis dianjurkan untuk mengelompokkan atau menggolongkan topik. Dan topik itu merupakan suatu permasalahan yang sesuai dengan pembahasan. Hal bertujuan agar pembaca lebih mudah untuk memahami informasi pada paragraf ini.

Paragraf jenis ini memang banyak ditemukan pada buku pelajaran di sekolah. Yang menglasifikasi materi sesuai dengan pembahasannya. Dan tentu hal tersebut telah terbukti dapat memudahkan pada saat proses belajar mengajar. Khususnya memudahkan murid maupun pihak guru. hal itu dikarenakan materi yang dijelaskan telah terfokus pada satu pembahasan.

4. Paragraf Eksposisi Ilustrasi

www.pexels.com

Jenis selanjutnya adalah eksposisi ilustrasi. Paragraf ini dituliskan bertujuan untuk memberikan sebuah gambaran. Dan gambaran tersebut menjelaskan tentang suatu topik yang dibahas pada paragraf. Topik yang digunakan pada paragraf ini memiliki kemiripan dengan topik yang utama. Dengan demikian, didalam paragraf ini penulis haruslah memfokuskan tulisan pada topik utama. Dan tidak membandingkan dengan topik lainnya.

Akan tetapi, pengambilan topik yang kedua hanya boleh digunakan untuk mengkaitkan kesamaan. Dan Kesamaan tersebut merupakan antara kedua topik yang jadi pembahasan. Sehingga para pembaca dengan lebih mudah untuk mencerna dan memahami apa yang menjadi pembahasan dari penulis. Khusunya pada pembahasan itu merupakan topik yang utama.

5. Paragraf Eksposisi Perbandingan atau Pertentangan

Paragraf Eksposisi Perbandingan atau Pertentangan

Eksposisi perbandingan adalah paragraf yang menjelaskan sebuah topik tertentu. Dan menjelaskannya dengan membandingkan topik yang utama dengan topik yang lainnya. Didalam paragraf ini, seorang penulis diharuskan untuk memunculkan topik lainnya. Tentu topik tersebut mempunyai makna kebalikan dengan topik utamanya.

Jenis paragraf ini memang biasanya ditandai dengan beberapa kata penghubung yang menunjukan suatu sifat perbandingan. Misalnya seperti kata halnya, juga, demikian juga, sama, dengan, dan semua kata mengarah pada perbandingan. Hal tersebut menjadikan sebuah kata yang bersifat pembanding memiliki sifat kongkret dan diketahui secara umum.

Sedangkan untuk paragraf eksposisi pertentangan, hampir sama dengan eksposisi perbandingan. Yaitu paragraf yang ditulis oleh penulis memunculkan suatu hal yang bertentangan dengan topik utamanya. Dengan kata lain, isi dari paragraf ini memuat pembahasan yang saling menentang antara topik utama dan topik lainnya.

Sama hal dengan eksposisi perbandingan, bahwa eksposisi pertentangan juga mempunyai kata penghubung yang memiliki fungsi untuk menentang. Ada beberapa macam kata yang dijadkan tanda bahwa itu paragraf eksposisi jenis ini. Seperti kata biarpun, berbeda dengan, walaupun, sebaliknya, melainkan, namun dan lain sebagainya.

6. Paragraf Eksposisi Laporan

Paragraf Eksposisi laporan

Paragraf ekposisi laporan merupakan suatu paragraf yang dimuat bertujuan untuk menunjukan suatu hasil riset atau penelitian yang dilakukan sebelumnya. Maka dari itu isi dari paragraf itu sendiri biasa merupakan sebuah laporan dari suatu permasalahan.

Suatu permasalahan yang tercantum dalam paragraf jenis ini, seperti laporan keuangan, laporan perekonomian, atau suatu berita yang membahas sesuatu yang didalamnya terdapat data statistik.

Dalam membuat paragraf ini, tentu sebuah data yang benar dan fakta. Disusun dengan terperinci dari data yang valid, tidak mengandung unsur pendapat dari orang lain maupun penulis itu sendiri. Selain itu data tersebut dapat dipertanggung jawabkan suatu kebenarannya.

Contoh Paragraf Eksposisi Singkat

1. Fenomena Hujan

contoh paragraf eksposisi singkat

Hujan adalah salah satu sebuah fenomena alam yang kerap kita jumpai, terutama di Indonesia ini. karena cukup seringnya terjadi hujan di Negara ini, khususnya di beberapa daerah. Sampai-sampai ada sebuah musim yang diperuntukan untuk fenomena ini. Yaitu disebut musim hujan oleh orang Indonesia.

Di alam ini, hujan terjadi karena ada proses meluapnya air yang terdapat di permukaan bumi karena sebuah pancaran sinar matahari. Air yang dimaksud disini ialah bisa berupa air laut, air sungai, air danau dan macam-macam air lainnya. Dimana proses meluap tersebut dinamakan dengan proses kondensasi.

Dalam fase ini, air yang terangkat keudara karena sinar matahari, akan berubah menjadi embun air. Hal ini disebabkan karena suhu yang dimiliki udara lebih rendah dibandingkan dengan embun itu sendiri. Namun, apabila suhu udara menjadi semakin tinggi, bisa menjadikan embun air lebih banyak dan bisa membentuk sebuah awan hitam.

Nah, dari situlah sebuah awal mulanya ada sebuah fenomena yang disebut hujan. Karena adanya suatu perbedaan suhu antara kedua benda ini, yang menyebabkan terjadinya pergerakan udara dan menimbulkan terjadinya angin.

Dan angin itulah yang memuat butir-butir air tersebut mengarah kepada suhu yang lebih rendah. Lalu butir itu berubah menjadi sebuah awan hitam yang akan menurunkan hujan.

2. Cara Memasak Mie Instan

contoh paragraf eksposisi cara memasak mie instan
manado.tribunnews.com

Mie instan adalah salah satu makanan cepat saji. Manusia di pada era sekarang pastinya mengetahui tentang mie instan. Dan banyak dari sebagian mereka yang merupakan penggemar dari makanan ini. Selain mudah ditemukan, yang menjadikan makanan ini menjadi populer adalah karana mudah dalam menyajikan mie instan ini. Menyiapkannya hanya membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 3 menit saja.

Dalam memasak satu bungkus mie instan, dibutuhkan kira-kira sebanyak 500 ML air untuk merebusnya. Setelah itu tunggulah beberap menit hingga airnya mendidih. Untuk hasil yang lebih nikmat bisa juga ditambahkan dengan beberapa tambahan makanan lainnya, seperti telor, sosis, sawi dan daging.

Kemudian tunggulah sampai semua bahan yang tercampur tadi matang secara merata. Barulah masukkan mie instannya kedalam campuran tersebut. Nah sambil menunggu masakannya matang, bisa sambil menyiapkan bumbunya ke dalam sebuah piring.

Jika mie sudah matang, langkah selanjutnya adalah tiriskan mie dan bahan-bahan makanan tersebut dari air untuk merebus. Setelah itu campurkan dengan bumbu-bumbu yang sudah disiapkan di atas piring tadi. Nah dengan begitu mie sudah siap dihidangkan dan disantap.

3. Bahaya Meroko untuk Kesehatan

contoh paragraf eksposisi bahaya meroko
Tribun Manado – Tribunnews.com

Meroko merupakan suatu aktivitas yang cukup banyak dilakukan oleh kebanyakan manusia di dunia ini. begitu pula dengan masyarakat yang ada di Negara Indonesia, kebanyakan adalah laki-laki. Dan bahkan aktivitas ini menjadi sebuah kebiasaan di sebagian masyarakat. Meskipun mereka mengetahui bagaimana bahaya dari meroko. Namun mereka tetap melakukannya.

Bahaya dari meroka bukan hanya akan berdampak pada pelaku saja, namun juga kepada orang di sekitarnya. Semua dokter telah berpendapat bahwa meroko bisa memicu terjadinya penyakit jantung, pergangguan pada pernafasan dan berbagai macam penyakit lainnya.

Asap yang dihirup dari rokok tersebut sangat berbahaya bagi siapapun yang menghirupnya. Bahkan berbahaya juga bagi mereka yang tidak menghisapnya secara langsung.

Namun, para peroko itu mengabaikan itu semua, dan lebih memilih untuk menikmati sebuah rokok. Sebuah peringatan yang terterapun, seakan-akan hanya sebuah hiasan yang tertera pada bungkusnya. Dihiraukan begitu saja.

4. Menjaga Kebersihan Lingkungan

contoh paragraf eksposisi menjaga lingkungan sekitar

Menjaga sebuah lingkungan agar bersih dan tetap bersih merupakan suatu keharusan untuk kita manusia. Dimanapun kita tinggal haruslah menjaga kebersihan. Selain untuk menjaga kesehatan, menjaga lingkungan agar tetap bersih. Akan berdampak juga rasa kenyamanan kita terhadap suatu lingkungan.

Salah satunya adalah untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Karena dengan melakukan hal tersebut, membuktikkan bahwa kita itu mencintai lingkungan. Hal ini tentu haruslah dimulai dari sendiri, dengan begitu kita akan bisa mengajak orang lain juga. Dengan begitu jika menjaga suatu lingkungan dilakukan secara bersama-sama, maka akan terasa mudah dan bertahan lama.

Untuk menjaga lingkungan agar bersih, perlu adanya rasa perhatian terhadap lingkungan. Pastinya orang yang menyukai sebuah keindahan dan kebersihanlah yang harus dalam pada diri seseorang. Karena rasa tersebut maka dengan begitu dia tidak ingin merusak keindahan tersebut.

Berbeda halnya dengan sebagian orang yang tidak perduli dengan lingkungan. Kemungkinan dia akan membuang sampah tidak pada tempatnya, dan lingkungan yang di tempati kotorpun dia seakan tidak memperdulikannya. Padahal jika memiliki tempat tinggal yang lingkungannya kotor. Tentu hal itu bisa merugikan kesehatannya.

Nah, maka dari itu perlu adanya sebuah kesadaran untuk kita agar menjaga sebuah lingkungan agar bersih. Hidup sehat dan nyaman tentu menjadi salah satu tujuan kita tinggal di bumi ini.

5. Menjaga Kesehatan dengan Berolahraga

Contoh paragraf eksposisi menjaga kesehatan dengan berolahraga

Olahraga adalah salah satu aktivitas yang mengasikkan, sekaligus terdapat juga begitu banyak manfaat untuk tubuh manusia. Seperti menyehatkan tubuh, agar membuat badan tetap fit dan bisa juga dijadikan sebagai rutinitas agar memiliki badan yang ideal.

Tidak sedikit orang yang berolahraga untuk sebagai menjaga kesehatan saja, melainkan juga agar mempunyai badan yang bagus dan menarik. Karena dengan adanya sebuah pergerakan pada tubuh saat melakukan olahraga. Hal itu menyebabkan direspon positif oleh tubuh, sehingga timbullah keringat yang dihasilkan dari gerakan-gerakan tersebut.

Selain bisa menjaga kebugaran tubuh, olahraga juga ternyata mempunyai dampak yang baik untuk mental seseorang. Dangan begitu bisa kita simpulkan, bahwa dengan melakukan olahraga sangat baik manfaatnya baik untuk fisik maupun mental manusia.

Penutup

Mungkin cukup sekian yang dapat saya sampaikan pada pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat untuk saya dan untuk kalian semua. Apabila terdapat kekurangan saya memohon maaf. Sekian terima kasih.

Leave a Comment

%d bloggers like this: