Pengertian Paragraf Persuasi, Beserta Ciri-ciri, Jenis dan Contohnya

Halo sahabat buatlagi.com apa kabarnya? Semoga dalam keadaan sehat dan baik-baik saja ya. Bertemu lagi kita pada pembahasan yang merupakan lanjutan dari artikel sebelumnya. Yaitu masih membahas tentang paragraf. Memang membahas paragraf tidak cukup dengan waktu yang sebentar saja ya. Maka dari itu pada kesempatan kali ini mari kita membahas tentang Paragraf Persuasi.

Tapi sebelum itu, untuk lebih mudah memahami apa itu paragraf persuasi. Kalian harus memahami maksud dari paragraf itu sendiri. Baru setelah itu bisa dilanjut dengan paragraf persuasi ini. Tapi apabila kalian ingin mengetahui jenis paragraf lainnya, bisa kalian lihat seperti paragraf Argumentasi dan Eksposisi.

Salah satu materi yang ada pada pelajaran bahasa indonesia ini, pasti sudah pernah kalian dengar ya? karena setahu saya, paragraf persuasi ini merupakan materi pelajaran yang telah diajarkan disekolah.

Tetapi bagi kamu yang lupa atau bahkan belum sama sekali mempelajarinya. Tenang saja karena hal ini akan sama-sama kita bahas pada kesempatan ini. Yang akan kita bahas kali bukan hanya tentang paragraf persuasi saja, melainkan juga ciri-ciri, jenis dan contohnya juga. Gimana lengkap kan? Oke tidak usah panjang lebar. Langsung pembahasannya kita mulai. Simak baik-baik ya sahabat. Selamat membaca!

Pengertian Paragraf Persuasi

Pada pelajaran bahasa indonesia, kita mengenal dengan yang namanya paragraf. Paragraf merupakan kumpulan dari suatu kesatuan sebuah pikiran yang kedudukannya lebih tinggi dan lebih luas daripada sebuah kalimat. Pada paragraf terdapat jenis-jenis dan salah satunya adalah paragraf persuasi ini.

Sedangkan pengertian paragraf persuasi yaitu paragraf yang kalimatnya bermakna sebuah ajakan ataupun bujukan. Dan ajakan tersebut diarahkan kepada para pembacanya agar melakukan maupun mengikuti apa yang penulis ungkapkan pada paragraf tersebut. Paragraf yang mangandung ajakan ini dibuat berdasarkan sebuah pemahaman atau asumsi.

Dan asumsi tersebut menjelaskan bahwa setiap pendirian maupun pandangan manusia itu dapat berubah-ubah.

Paragraf yang mempunyai makna untuk membujuk ini. Dibuat berdasarkan dengan bukti dan didukung dengan data-data yang kuat. Kenapa demikian? Hal itu dikarenakan tujuan utama dari paragraf persuasi itu sendiri.

Biasanya pada paragraf persuasi terdapat kata-kata yang mempunyai sifat untuk mengajak. Misalnya seperti kata “mari”, “ayo”, “lakukanlah”, dan lain sebagainya. Dan kata-kata tersebut pada umumnya terdapat sebuah iklan, himbauan, maupun sebuah propaganda pada media masa.

Seperti yang sudah dijelaskan diawal. Dalam penulisan paragraf tersebut, memang membutuhkan sebuah fakta dan bukti yang kuat. Karena dengan bukti yang kuat kemungkinan pembaca dapat terpengaruh, dan ikut melakukan apa yang disampaikan oleh penulis. Dengan begitu, tujuan dari paragraf tersebut pun terlaksana.

Ciri-ciri Paragraf Persuasi

Paragraf persuasi ini, banyak dipakai oleh para media, produsen iklan yang menawarkan produk tertentu. Atau bahkan untuk keperluan politik sekalipun banyak yang menggunakannya. Karena dengan membuat paragraf ini pada sebuah iklan misalnya, merupakan cara yang efektif untuk mempengaruhi pembacanya.

Untuk mengetahui bagaimana sih, paragraf ini jika digunakan pada media seperti iklan atau untuk keperluan politik. Kita dapat mengetahui dari cirinya. Adapun ciri-ciri dari paragraf persuasi adalah sebagai berikut.

  1. Tulisan pada konten tersebut berupa sebuah ajakan atau himabauan yang mempunyai makna untuk mengikuti maupun melakukan sesuatu.
  2. Memuat data dan fakta yang terpercaya agar para pembaca dapat yakin dengan tulisan yang dibuat oleh penulis.
  3. Paragraf tersebut dapat memunculkan kepercayaan kepada pembaca.
  4. Pada kalimat paragrafnya terdapat adanya kata-kata ajakan, seperti ayo, mari, dan lain sebagianya.
  5. Kalimat pada paragraf ini biasanya memakai kata yang menghindari konflik agar keyakinan pembaca pada tulisan tersebut tidak hilang.

Jenis-jenis Paragraf Persuasi

Pada paragraf persuasi mempunyai beberapa jenis. Diantaranya adalah persuasi pendidikan, persuasi propaganda, persuasi advertensi, dan persuasi politik. Dari keempat jenis persuasi ini masing-masing mempunyai fungsi dan penjelasan yang berbeda. Adapun penjelasan dan contohnya adalah sebagai berikut.

1. Persuasi Politik

Paragraf dengan jenis ini, merupakan paragraf yang berisi sebuah ajakan maupun mempengaruhi para pembacanya. Agar ikut berpartisipasi untuk menentukan calon dari perwakilan sebuah partai. Atau bisa juga sebuah ajakan kepada pembacanya agar ikut gabung dalam berpolitik.

Tidak jarang juga sebuah paragraf ini dibuat untuk mengajak para pembacanya agar terlibat pada suatu aktivitas tertentu seperti agenda politik maupun suatu hal yang berhubungan dengan kepentingan negara.

Meskipun demikian, biasanya paragraf jenis ini tertera pada sebuah media cetak. Seperti koran ataupun surat kabar. Tetapi tidak menetup kemungkinan. Paragraf jenis ini juga masuk dalam sebuah kolom iklan. Walaupun kalimatnya yang tertera bertema tentang politik. Tetap saja paragraf tersebut bertujuan untuk merekrut banyak orang.

Contoh Persuasi Politik

Ayo siapkan diri anda, untuk ikut dan berpartisipasi dalam pemilihan umum ini. Sebentar lagi akan ada pemilihan umum. Gunakan hak pilih kamu dengan sebaik-baiknya. Ingat jangan sampai salah atau menyesal dikemudian hari. Satu suara yang berpartisipasi sangat berpengaruh untuk masa depan negeri ini. Jadi sebelum memilih pastikan dulu calon yang akan anda pilih.

Pada tanggal 2 juni 2014 nanti kuatkan tekad kita, untuk menetukan presiden yang terbaik untuk bangsa ini. Karena masa depan Negara 5 tahun kedepan ditentukan dari apa yang kita coblos pada tanggal 2 juni nanti. Jangan sampai tidak memilih, apalagi kalau sampai golput. Bisa-bisa hak suara anda akan disalahgunakan oleh orang yang tidak amanah.

Oleh sebab itu, marilah kita ramaikan dan ikut berpartisipasi pada pemilihan umum ini. Ajak saudara kita yang memiliki hak suara juga. Dateng ke TPU didaerah masing-masing. Dan gunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya. Ingat ya, jadilah pemilih yang bijak.

2. Persuasi advertensi (Iklan)

Paragraf ini berisi kalimat tentang suatu pengenalan mapun penjelasan suatu produk. Pada umumnya paragraf ini memang biasanya digunakan untuk beriklan yang memepunyai tujuan komersil. Yang mana didalam paragraf tersebut dibuat untuk memasarkan sebuah produk ataupun jasa.

Dan bertujuan agar para calon konsumen agar memilih produk yang ditawarkan oleh penulis tersebut. Lewat persuasi iklan ini, penulis berharap para pembaca atau pendengar menjadi mengetahui. Ataupun harapan lainnya seperti agar pembaca kenal, ingin memiliki maupun ingin memakai jasa yang ditawarkan pada persuasi ini.

Persuasi iklan yang baik ialah suatu kalimat yang mampu merangsang, atau membuat konsumen membeli produk yang ditawarkan. Namun begitu juga sebaliknya, persuasi iklan itu termasuk yang kurang baik apabila tidak bisa membuat komsumen agar membeli produk yang di iklankan.

Contoh Persuasi Advertensi

Madu sangat baik untuk kesehatan tubuh kita. Dengan mengkonsumsi madu sacara teratur dan rutin. Akan membuat badan kita menjadi sehat dan kuat. Karena madu mengandung segudang manfaat yang baik. Oleh karena itu konsumsilah madu tawon ini untuk kebutuhan kesehatan sehari-hari anda.

Tetapi juga yang harus diperhatikan adalah pastikan madu tersebut merupakan madu yang asli. Bukan madu yang banyak dicampurkan oleh gula. Kamu bisa mendapatkan madu yang asli dengan cara menghubungi nomor kontak dibawah ini.

Mari untuk kamu yang ingin menjaga kesehatan dengan cara mengkonsumsi madu. Bisa menghubungi nomor yang tertera dibawah ini. Ayo segera dibeli madunya, karena menjaga kesehatan itu penting. Dengan meminum madu tawon ini, akan membuat daya tahan tubuh anda lebih kuat lagi. Dan tentu masih banyak lagi manfaat yang akan ada dapatkan.

Ingat kesehatan itu penting, dan menjaganya sangat mudah bagi siapa saja yang mau menjaganya. Mudah bukan? hanya dengan mengkonsumsi madu saja. Daya tahan tubuh kita menjadi lebih kuat. Ayo tunggu apalagi. Sebelum madu ini habis, karena stok terbatas.

Leave a Comment

%d bloggers like this: