Pencemaran Udara Beserta Pengertian, Dampak, dan Penyebabnya

Pencemaran Udara – ­­­udaran merupakan suatu elemen yang sangat penting dalam hidup ini. Bahkan semua mahluk hidup membutuhkan apa yang namanya udara. Udara adalah campuran sebuah gas yang ada pada permukaan dan yang mengelili bumi. Dalam hal ini gas yang sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia adalah oksigen.

Oksigen ini pastinya sangat dibutuhkan oleh semua mahluk hidup. Dan menjaga oksigen agar tetap bersih merupakan sebuah keharusan bagi mahluk hidup, terutama manusia. Maka dari itu, manusia selaku mahluk yang memiliki akal dan pikiran haruslah bertanggung jawab untuk menjaga udara ini tetap bersih. Karena sangat berkaitan dengan kesehatan manusia dan mahluk lainnya.

Saat ini, untuk pencemaran udara sendiri sudah sedemikian parah, karena banyaknya yang suatu hal atau aktivitas yang menyebabkan munculnya pencemaran pada udara. Misalnya hampir semua daerah saat ini terdapat sebuah tempat perindustrian. Banyaknya zat-zat kimia yang dihasilkan dari proses industri tersebut menyebabkan adanya pencemaran udara.

Memang pada industri tersebut memiliki pola untuk menangani masalah itu, namun penanganan pencemaran tersebut belum tentu membuahkan hasil yang bisa menjadi ramah pada lingkungan. Masih banyak lagi penyebab dari suatu pencemaran pada udara yang akan segara dibahas dibawah ini. Pada dasarnya suatu pencemaran itu bisa terjadi karena dua faktor, yakni karena alam sendiri dan kegiatan manusia. Atau bisa juga disebabkan campur tangan manusia yang terjadi pada alam.

Pada pembahasan artikel ini, meliputi sebuah pengertian pencemaran, dampak, penyebab, jenis-jenis polutan dan cara menanggulanginya.

Pengertian Pencemaran Udara

Pencemaran udara merupakan suatu kondisi hadirnya satu atau lebih sebuah subtansi berupa fisik, kimia, atau biologi di atmosfir. Dalam jumlah yang tentunya bisa membahayakan bagi kesehatan manusia, tumbuhan, dan hewan, yang merusak dan menggangu estetika dan kenyamanan pada sebuah lingkungan atau bahkan merusak properti-properti.

Pencemaran udara ialah perusakan terhadap udara. Kerusakan yang terjadi pada udara ini disebabkan oleh beberapa sumber biologis ataupun non biologis. Polusi udara bisa terjadi dari beberapa hal diantaranya bisa karena asap sebuah kendaraan, seperti asap yang ditimbulkan oleh kendaraaan bermotor, dan mobil. Serta penyebab lainnya seperti asap pabrik, limbah rumah tangga, limbah industri, dan lain sebagainya.

Pada umumnya pencemaran udara sendiri ialah tercampurnya suatu zat atau unsur yang bercampur sehingga pencampuran tersebut menjadikan kondisi yang buruk. Dan menjadikan udara tersebut menjadi tidak layak serta sangat berbahaya bagi mahluk hidup. Tentu bukan hanya mahluk hidup saja yang merasakan dampaknya, akan tetapi juga sebuah leingkungan akan terganggu keindahannya.

Penyebab Penyemaran Udara

Di Indonesia sendiri banyaknya penyebab terjadinya pencemaran udara sekitar 70 % merupakan dari hasil emisi kendaran bermotor. Banyaknya kendaraan bermotor yang mengeluarkan zat berbahaya yang bisa menimbulkan suatu dampak negatif, baik dampak tersebut berbahaya bagi kesehatan manusia maupun terhadap lingkungan.

Zat berbahaya yang dihasilkan tersebut seperti timah hitam/timbal, oksida nitrogen, hidrokarbon, oksida fotokimia, karbon monoksida, dan suspend particulate matter.

Adapun penyabab lainnya dari pencemaran udara adalah sebagai berikut.

1. Polusi dari Kendaraan bermotor

Pada zaman sekarang ini, kendaran bermotor merupakan salah satu kebutuhan umum yang bisa dikatakan penting untuk membantu manusia dalam menjalankan segala kegiatan sehari-harinya. Banyak orang yang menggunakan kendaraan ini, mulai dari dewasa baik wanita maupun pria. Dan bahkan anak yang belum cukup umur pun sudah bisa menggunakan kendaraan bermotor dan salahnya adalah orang tuanya ada sebagian yang mengizinkan hal tersebut.

Berbeda dengan orang zaman dahulu, untuk menuju suatu tempat mereka lebih memilih menggunakan kendaraan umum. hal tersebut sangat berbeda dengan saat ini, orang-orang saat ini kebanyakan lebih banyak menggunakan kendaraan pribadi. Karena mungkin mereka berpendapat dengan menggunakan kendaraan pribadi tersebut lebih efesien dan menghemat waktu.

Padahal dari bertambah pesatnya orang yang menggunakan pribadi jenis kendaraan bermotor, hal itu justru menjadi salah satu penyebab dan memberikan dampak yang besar dalam pencemaran lingkungan khususnya pencemaran udara.

Banyak penelitian yang menyebutkan bahwa kendaraan bermotor menyumbang hampir 100% timbal, 13-44%  suspend particulate matter, 34-73% oksida nitrogen, 71-89% hidrokarbon, dan hampir semua karbon monoksida yang ditimbulkan tersebut ke udara. Dari data tersebut kita bisa menyimpulkan bahwa sangat banyak sekali kandungan zat berbahaya yang dihasil oleh kendaraan bermotor dan bercampur di udara.

Hal tersebut tentu akan terus bertambah dikarenakan jumlah produksi kendaraan bermotor juga terus meningkat. Dengan demikian yang dihasilkan dari banyaknya kendaraan pribadi, bukan hanya bertambahnya pencemaran udara saja, melaikan juga akan berdampak pada lalu lintas yaitu sebuah kemacetan. Dan yang lebih memperihatinkan adalah akan menyebabkan gangguan pernafasan pada manusia, serta bisa menyebabkan penyakit lainnya yang lebih serius dan parah.

2. Pembangkit listrik

Di indonesia sendiri dewasa ini sedang mengalami perkembangan pada bagian pembangunan, terutama pada bidang industri, yang mengakibatkan kebutuhan akan tenaga listrik meningkat dari tahun ke tahun. Kebutahan terhadap tenaga listrik yang semakin meningkat ini antara lain di peroleh dari sebuah usaha yang di verifikasi dari berbagai macam sumber energi yang bisa di peroleh di Indonesia. Dan salah satu verifikasi energi yang tersebut adalah dengan memanfaat batu bara sebagai bahan bakar untuk mendapatkan tenaga listrik.

Pamakaian batu bara sebagai bahan bakar tenaga pembangkit listrik memang akan menghasilkan suatu tenaga listrik dengan biaya yang cukup murah. Namun perlu diperhatikan juga dampak pencemaran yang diakibatkan oleh hal tersebut.

Masyarakat pada umumnya mengetahui bahwa pemakaian batubara yang digunakan untuk bahan bakar bisa menimbulkan polutan yang dapat mencemari udara. Polutan tersebut berupa karbon monoksida, oksida nitrogen, oksida belerang, senyawa karbon, dan partikel debu. Polutan tersebut bisa menimbulkan hujan asam yang bisa merusak hutan dan juga lahan pertanian.

Bukan hanya itu saja, akibat dari polutan itu pun bisa menimbulkan efek rumah kaca yang jika terus menerus dapat menyebabkan kenaikan suhu global di bumi dengan efek sampingnya. Sebenarnya selain dampak yang terjadi terhadap lingkungan, ada juga dampak bagi kesehatan manusianya. Yaitu polutan radioaktif yang bisa dengan mudah masuk ke dalam manusia melalui udaran yang masuk oleh paru-paru. Atau rantai makanan yang telah terkontaminasi oleh polutan radioaktif tersebut.

Polutan radioaktif yang terserap oleh paru-paru pada manusia, akan memicu penyakit berbahaya yang namanya kanker. Jadi bisa diketahui bahwa dampak dari pemakaian batubara sebagai bahan bakar tenaga listrik, bukan hanya mencemari lingkungan saja. Akan tetapi juga sangat berbaya bagi kesehatan manusia.

3. Debu polutan letusan gunung berapi

Salah satu terjadinya pencemaran udara adalah berasal dari alam yaitu debu yang berasal dari letusan gunung berapi. Di indonesia sendiri adalah satu negara yang mana  mempunyai banyak gunung berapi atau gunung yang terbilang masih aktif. Seperti beberapa waktu lalu, ada beberapa gunung yang meletus dan memberikan dampak yang cukup serius terhadap kaadaan udara di beberapa daerah.

Meletusnya sebuah gunung berapi, maka akan mengeluarkan sebuah awan hitam dan debu yang berterbangan. Dari letusan tersebut tentu mencemari lingkunang sekitar terutama udaranya. Dan bahkan efek dari letusan itupun bisa mengganggu kesehatan manusia yang menghirupnya.

Debu adalah suatu partikel halus batuan vulkanik yang keluar dari erupsi sebuah gunung. Biasanya debu vulkanik yang baru saja keluar dari gunung dan jatuh kedaratan memiliki kandungan lapisan asam yang menyebabkan terjadinya iritasi pada paru-paru dan mata.

Bukan hanya itu saja, lapisan asam yang terbasahi oleh air hujan bisa menyemari persedian air setempat. Dan dampak lainnya bisa merusak tanaman sekitar menjadikan terjadinya gagal panen kepada para petani.

Pencemaran udara yang terjadi karena aktivitas gunung berapi mempunyai beberapa kandungan yang berbahaya dintaranya hidrogen sulfida, sulfur oksida, nitrogen dioksida dan material lainnya yang mengandung racun seperti debu.

4. Limbah Asap Industri Dan Pabrik

Limbah asap pabrik atau industri, merupakan salah satu penyumbang terbesar dari terjadinya pencemaran sebuah lingkungan khususnya udara. Dari sebuah penelitian menunjukan bahwa beberapa zat yang dikelaurkan dari sebuah proses industri, bisa berupa zat yang sangat berbahaya yaitu seperti karbon monoksida, hidrokarbon, serta senyawa lainnya yang bisa membahayakan bagi alam dan kesehatan manusia.

Dan bahkan dari polutan-polutan yang terkadung tersebut bukan hanya mencemari udara saja, akan tetapi dapat mencemari air dan tanah juga.

Selain asap yang ditimbulkan oleh kendaraan, asap yang dihasilkan oleh sebuah industri juga termasuk ke dalam pemicu adanya polusi udara. Bahkan kandungan asap pabrik ini merupakan terbesar penyumbang dari gas karbon di udara. Selain itu asap yang ditimbulkan tersebut bisa menjadi pemicunya hujan asam.

Seperti yang kita ketahui, bahwa asap yang dibuang tersebut merupakan sebuah wujud dari limbah yang tidak mempunyai fungsi sama sekali. oleh karena itu adanya limbah pabrik yang berupa asap atau gas yang dibuang ke udara ini adalah faktor pemicunya pencemaran udara.

5. Limbah pertanian

Pada saat ini, penggunaan pupuk buatan dan zat kimia menjadi sesuatu yang diharuskan pemakaiannya pada pertanian, yang mana kedua hal tersebut berguna untuk meningkatkan produktifitas dari hasil pertanian. Baik itu dipakai untuk mmbasmi hama-hama yang menyerang tumbuhan para petani, ataupun yang digunakan untuk menyuburkan tanaman itu sendiri.

Namun terkadang, hal itu justru bisa menimbulkan dampak yang bisa mengganggu terhadap kesehatan dan bisa memicu terjadinya hujan asam. Disebabkan penggunaan dari pupuk yang terlalu berlebihan menjadikan gas amonia dan NH3 yang terkandung dalam puput tersebut, sehingga mengakibatkan dampak yang berbahaya untuk keadaan atmosfir.

Bisa kita pahami, bahwa dampak dari penggunaan zat kimia yang terdapat pada pupuk atau pembasmi hama, bisa menimbulkan bahaya cukup serius. Bukan hanya berdampak pada alam saja, akan tetapi juga berdampak untuk kesehatan dari pada petani tersebut. Maka hal itu harus di tekankan untuk pemakain zat tersebut agar tidak berlebihan dalam menggunakannya.

Tentu hal ini perlu adanya rasa kesadaran dari para pengguna zat tersebut bahwa dengan pemakain yang tidak sesuai takaran ataupun berlebihan bukanlah sesuatu hal baik.

6. Kegiatan pertambangan

Pertambangan adalah satu bidang yang cukup menjadi sumber penghasilan bagi negara indonesia. Pertambangan merupakan aktivitas pengambilan mineral yang terdapat di dalam bumi dengan jumlah yang cukup besar. Dan pastinya dalam proses tersebut membutuhkan alat yang luar biasa serta peralatan yang besar.

Kegiatan pertambangan ini pada umumnya menimbulkan dampak yang sangat buruk. Yaitu dapat menimbulkan berbagai bahan zat kimia serta debu yang bisa berpotensi menjadi penyebab terjadinya pencemaran ataupun polusi udara.

Banyaknya aktivitas pertambangan yang menimbulkan efek negatif yaitu dari hasil pengeboran dan pembuangan dari hasil pengeboran tersebut. Dan dampak yang ditimbulkan mulai dari kesehatan dan lingkungan sekitar.

7. Aktivitas rumah tangga

Mungkin penyebab terjadinya pencemaran yang satu ini sangat tidak terpikirkan oleh kita. Ternyata penyebab adanya pencemaran bukan aktivitas yang besar-besar saja, melainkan juga aktivitas yang terjadi dalam rumah tangga. Dan perlu diketahui bahwa banyak juga aktivitas tersebut yang berperan dalam menciptakan sebuajh polusi udara.

Seperti apa polusi udara yang ditimbulkan dari rumah tangga? Diantaranya seperti membakar sampah, memasak dengan cara tradisional yang memakai kayu bakar, pengecatan rumah dan penggunaan pada alat-alat rumah tangga lainnya.

Sampah adalah benda yang mengandung banyak bahan kimia berbahaya. Apabila kumpulan sampah itu dibakar, maka asap yang ditimbulkannya akan kemana-kemana dan tentu hal tersebut mencemari udara. Begitu pula dengan kegiatan memasak yang menggunakan batang kayu bakar. Dan hal lainnya adalah pada proses pengecatan rumah. Ternyata yang sering kita gunakan mempunyai bau khas yang terkadung didalamnya bahan kimia yang tinggi.

Kenapa dengan bau cat tersebut? Bau cat itulah yang akan mengganggu kesehatan manusia. Dan selanjutnya adalah peralatan yang berada dirumah. Peralatan yang bagaimana yang bisa mencemari udara? Yap, jawabannya adalah peralatan elektronik yang terdapat dirumah kita. Ternyata peralatan tersebut bisa menimbulkan zat yang berbahaya bagi atmosfer bumi.

8. Kebakaran hutan

Pencemaran udara berikutnya adalah sebuah kebakaran hutan, bisa dibayangkan apa yang akan timbul jika sebuah hutan yang memiliki banyak tanaman dan lain-lain itu terbakar. Sudah bisa dipastikan akan munculnya asap-asap yang akan mencemari udara. Dan asap yang tersebut ditimbulkan tersebut bukan hanya berpengaruh negatif pada alam ataupun lingkungan. Akan tetapi juga akan berdampak bagi kesehatan orang-orang yang sampai menghirup asap tersebut. Terutama akan sangat berbahaya bagi paru-paru seseorang dan serta penyakit lainnya seperti penyakit kulit.

Leave a Comment

%d bloggers like this: