5+ Tarian Daerah Betawi yang Memiliki Konsep Menarik

Tarian Daerah Betawi yang Memiliki Konsep Menarik

Tarian Daerah Betawi – Masyarakat yang berkembang saat ini tentu harus tetap menjaga kebudayaan yang telah ada. Termasuk pada tarian yang telah diajarkan secara turun-temurun.

Suku betawi, memiliki kesenian dalam hal tariannya.

Kesenian ini menjadi ciri khas dalam membuat suku betawi lebih dikenal oleh masyarakat. Mungkin banyak masyarakat lain yang hanya mengenal ondel-ondel sebagai ikon budaya maupun kerak telor untuk makanan khasnya.

Tidak kalah penting, tarian yang ada ini harus dipahami agar lebih memiliki wawasan kebudayaan nusantara yang baik. Simak ulasan lebih jelasnya mengenai tarian daerah betawi.

Tarian tradisional saat ini berkembang dengan pesat dan menciptakan banyak hubungan dalam kehidupan.

Aspek penting ini begitu berpengaruh untuk mengembangkan kehidupan menjadi lebih baik. Tarian khas betawi memiliki unsur yang baik dan unik serta arti khusus.

Beberapa masyarakat percaya bahwa tarian tradisional harus tetap dilestarikan agar silahturahmi tetap berjalan. Masyarakat betawi senantiasa dalam menjaga dan melestarian tarian daerah.

Tertarik untuk mengetahui tarian daerah betawi? Jangan khawatir, kami akan mengulasanya hanya untuk anda !

Berikut Ini Daftar Lengkap Tarian Daerah Betawi

Terdapat beberapa tarian tradisional daerah betawi yang memiliki keunikan dalam penggunaanya. Sangat penting untuk dapat mengembangkan tarian daerah menjadi lebih terkenal lagi.

Penjelasan lebih jelasnya macam-macam tarian betawi ada dibawah ini.

  1. Tari Pencak Silat

pencak silat

Tentu, pencak silat sendiri sangat populer di kalangan masyarakat betawi. Untuk pencak silat sendiri terbagi menjadi dua yaitu silat beksi dan silat sabeni.

Namun, untuk tarian yang biasa dilakukan yaitu tari pencak silat beksi.

Gerakan dan kostum yang digunakan menyesuaikan dnegan ciri khas betawi. Dimana, penari pria menggunakan pakaian adat betawi dengan selendang yang terbuat dari sarung.

Tarian ini merupakan adaptasi dari tari pencak silat pada umumnya. Berbeda dengan pencak silat yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi, tarian ini justru membutuhkan musik agar lebih keren.

Tarian tradisional betawi ini sudah ada sejak lama dan selalu diwariskan secara turun-temurun.

Para penari akan diiringi dengan lagu lama yang menjadi penyemangat dalam melakukan gerakan. Gerakan yang digunakan sendiri merupakan dasar-dasar dari silat pada umumnya.

Banyak masyarakat yang akan melihat pentas seni ini dan semakin kagun akan gerakannya. Gerakan dan kostum yang digunakan tentu sangat menarik dan begitu unik untuk disajikan dalam pentas seni.

  1. Tari Renggong Manis

tari renggong manis

Penari perempuan yang cantik dengan kostum yang tepat menjadi penyemangat dalam menarik renggong manis. Tarian tradisional betawi ini merupakan hasil dari silang budaya.

Memiliki arti sebagai kebersamaan serta kebahagiaan dari remaja putri yang dipadukan dengan beberapa budaya seperti cina klasik, Arab maupun India.

Memang, banyak sekali pengaruh dari budaya barat yang bergerak pada masyarakat betawi. Hal ini sebagai salah satu ilmu yang berpedoman pada masa lalu.

Tarian ini banyak di pentaskan pada acara yang resmi.

Penyambutan dari tamu undangan dapat menggunakan tarian ini karena dianggap sebagai penerima yang baik. Sebagai tuan rumah, hendaknya menyambut dengan suka cita akan kedatanggan tamu.

Karena itu, tari renggong manis sangat di rekomendasikan sebagai tarian daerah betawi yang memiliki keunikan dan penyampaian arti cukup baik.

  1. Tari Yapong

tari yapong

Termasuk dalam jenis tarian kontemporer yang memiliki arti sebagai kebahagiaan serta menjawab masalah dalam pergaulan masyarakat.

Tentu, semua orang tahu bahwa pergaulan saat ini cukup menekankan pada kebebasan.

Meskipun begitu, masyarakat betawi tetap memahami norma dan aturan yang berlaku. Tari yapong sendiri sudah ada sejak lama dan mulai di pentaskan pada tahun 1977 dalam memeriahkan ulang tahun kota Jakarta ke-450.

Pentas seni menggunakan tarian ini memang memiliki arti yang begitu dalam untuk membuat diri menjadi lebih berkualitas. Sebagai pribadi yang menghargai kebudayaan, tentu harus melestarikan tarian tersebut.

Tarian ini memiliki gerakan yang berkaitan langsung pada adegan kehidupan.

Dimana, sang penari akan melakukan tarian dengan riang gembira menyambut kedatangan dari pangeran Jayakarta.

Perlu anda ketahui bahwa tarian ini diberi nama yapong karena nama lagu yang mengiri penari bernama “ ya ya ta” serta surra dari musik penari berbunyi” pong pong pong”.

Keunikan dari tarian ini tentu sangat menarik dan tidak boleh dilewatkan jika terdapat pentas seninya. Tarian tradisional ini menjadi ikon unik bagi masyarakat suku Betawi.

  1. Tari Topeng

tari topeng

Dari namanya saja, sudah jelas bahwa penari akan menggunakan topeng.

Tarian tradisional ini berasal dari Betawi dan memiliki ciri khas tersendiri. Dimana, penari menggunakan topeng betawi yang sangat khas.

Dalam pentasnya, tari topeng betawi ini akan diiringi dengan alunan dari musik serta nyanyian yang unik. Gerakan yang ada dalam tarian ini cukup struktual dan mudah dimengerti oleh masyarakat.

Gerakan pada tarian ini sangat kreatif dan sangat variatif. Tema yang ada sendiri cukup banyak dan biasa dipilih dengan menyesuaikan kegiatanya.

Tema yang paling sering digunakan yaitu seperti kehidupan dalam bermasyarakat, kritik sosial sampai dengan cerita legenda dan klasik. Pesan-pesan yang diberikan sangat menyentuh dan dapat menjadi renungan bagi para pemirsanya.

Dimana, seharusnya dalam kehidupan ini harus dapat bersosial dan menjadi lebih baik lagi. Jangan sampai, ada perpecahan karena perbedaan. Jadikan perbedaan sebagai langkah unik untuk bersilahturahmi dan berbagi ilmu.

  1. Tari Cokek

Tarian Daerah Betawi

Salah satu tarian tradisional daerah betawi yang sering dijumpai yaitu tari cokek. Tarian ini berasal dari budaya Betawi dan sangat unik.

Menariknya, tari cokek ternyata hasil dari adanya gesekan pada budaya betawi, cina dan banten.

bukan hanya sebuah kebiasaan orang betawi saja yang terpadu dari suku-suku lain. Pada hal ini tarianpun juga ikut tercampur oleh budaya lain.

Pertunjukan dari tari cokek sendiri awalnya hanya dimainkan oleh tiga penari perempuan saja. Namun, saat ini untuk penari yang digunakan sudah mencapai lima orang.

Terdapat pemain laki-laki yang bertugas dalam memberikan alunan musik untuk sang penari.

Terdapat sehelai selendang yang melekat pada pinggang untuk memberikan gerakan penari yang lebih baik. Pakaian kebaya dengan warna yang mencolok semakin membuat penari lebih cantik.

Terlebih, dengan hiasan ornamen pernak-pernik di kebaya lebih memiliki nuansa nusantara yang tinggi. Selendang yang digunakan ini bernama cokek dan sebagai nama dari tarian ini.

  1. Tari Lenggang Nyai

Tari Lenggang Nyai

Tarian yang tidak kalah populer dikalangan masyarakat betawi yaitu lenggang Nyai. Berasal dari seorang gadis yang berasal dari betawi memiliki nama Nyai Dasimah dan sedang dalam kebingungan.

Diamana, ia harus memilih pasangan hidup diantara dua pilihan. Seorang Belanda dan seorang Indonesia yang harus dipilih. Akhirnya, Nyai memilih seorang Belanda untuk pendamping hidupnya.

Namun, aturan yang dibuat oleh suaminya ini sangat mengekang kehidupan dari Nyai. Karena itu, Nyai memberontak dan memberikan alasan tersebut untuk memperjuangkan hak-haknya.

Karena itulah, gerakan yang terdapat pada tari lenggang sangat luwes dan memberikan kualitas yang baik.

Dimana, artinya menunjukan sebagaimana perjuangan perempuan untuk memperjuangkan hak-haknya. Sebagai perempuan, alangkah baiknya dapat menjaga kehormatan yang ada.

Kebahagiaan harus tetap diraih meskipun sudah memiliki pasangan. Tarian ini cukup disukai oleh masyarakat dan memiliki arti yang baik.

Beragam kebudayaan di daerah Betawi sangatlah banyak.

Termasuk beberapa tarian daerah Betawi diatas yang harus anda pahami. Setiap tarian memang memiliki arti tersendiri. Meskipun begitu, tentu harus dapat mempertahankan budaya yang ada.

Semoga artikel diatas bermanfaat !

Leave a Comment

%d bloggers like this: