Pengertian Teks Deskripsi (Lengkap): Ciri-ciri, Struktur, Jenis, dan Contohnya

Halo sobat, bagaimana kabarnya hari ini? Semoga dalam keadaan yang baik dan sehat-sehat ya semuanya. Pada pembahasan ini masih terkait dengan pembahasan sebelumnya. jika sebelumnya kita membahas paragraf dan jenis-jenisnya. Namun saat ini kita akan membahas apa itu teks deskripsi.

Apa sih teks deskripsi itu? Mungkin kalian pernah menemukan atau membaca sebuah teks yang isinya itu menjelaskan sebuah informasi lengkap, mengenai topik yang merupakan pemabahasan dari teks tersebut? Kemungkinan besar itu ialah teks deskripsi. Dan sebenarnya itu teks deskripsi ataupun bukan, bisa kita ketahui dari ciri-cirinya. Karena pada teks deskripsi itu cirinya sangat menonjol dan sangat mudah kita ketahui.

Oleh karena itu, yuk kita belajar bersama-sama tentang teks deskripsi ini, beserta ciri-ciri teks deskripsi, struktur, jenis-jenis, tujuan dan juga contohnya. Bagi kalian yang belum mengetahui atau bahkan yang belum paham dengan pembahasan ini. Simaklah dengan seksama ya.

Pengertian Teks Deskripsi

Teks deskripsi adalah sebuah tulisan berupa karangan yang gagasan utamanya itu, suatu objek, tempat, ataupun sebuah peristiwa yang menjadi topik pembahasannya. Yang mana hal tersebut disampaikan kepada para pembaca, dengan cara menggambarkan secara jelas.  Sehingga penggambaran hal tersebut bisa membuat pembaca seolah-olah merasakan langsung apa yang diungkapkan pada teks deskripsinya.

Pengetian Teks Deskripsi Menurut Para Ahli

Setelah kita sama-sama sudah mengetahui bagaimana penegrtian teks deskripsi secara umum. mari kita simak juga pengertian teks deskripsi ini menurut pada ahlinya. Adapun pendapat-pendapat para ahli sebagai berikut.

Tariga (1994) Deskripsi merupakan sebuah tulisan yang dapat menggambarkan sebuah kisah, yang bertujuan untuk mengajak pada pembaca untuk memahami, merasakan, dan menikmati objek yang dikatakan seperti suasana hati, orang yang beraktivitas dan lain sebagainya.

Keraf (1995) menurut pendapat Keraf, Deskripsi dapat juga didefinisikan sebagai sebuah wacana yang bermaksud menyampaikan sesuatu hal, maupun objek pembahasan, yang seolah-olah para pembaca itu melihat sendiri secara langsung  di depan matanya.

Wiyanto (2014) dan yang terakhir menurut Wiyanto, berpendapat bahwa deksripsi itu adalah melukiskan atau menguraikan.

Ciri-Ciri Teks Deskripsi

Penting sebuah ciri-ciri pada apapun adalah untuk memudahkan kita terhadapa sesuatu dengan yang serupa. Begitu pula dengan teks deskripsi, juga terdapat ciri-cirinya agar kita bisa membedakan dengan jenis lainnya. Adapun ciri-ciri dari teks deskripsi adalah sebagai berikut.

  1. Tulisan deskripsi itu melukiskan atau menggambarkan sesuatu.
  2. Isi dari teks ini diuraikan secara jelas, detail, dan juga melibatkan kesan panca indera.
  3. Isi deskripsi itu membuat para pembaca seolah-olah merasakan secara langsung apa yang menjadi pada pembahasan teks tersebut.
  4. Objek yang menjadi pembahasannya, digambarkan atau dijelaskan secara rinci.
  5. Teks deskripsi pada umumnya, menjelaskan ciri dari fisik sebuah objek yang menjadi topiknya. Bisa berupa bentuk dari objek, ukuran, warna, keadaan, ataupun ciri-ciri lainya.

Struktur Teks Deskripsi

Setelah kita mengetahui bagaimana ciri-ciri dari sebuah teks deskripsi, alangkah baiknya jika kita juga mengetahui bagaimana struktur yang terdapat teks ini. Dalam membuat sebuah teks deskripsi agar lebih terarah dan tersusun secara utuh. Harus memenuhi 3 hal pada strukturnya. Diantaranya adalah sebagai berikut.

Identifikasi berasal dari sebuah kata yang berbunyi identify, yang artinya adalah meneliti, atau menelaah. Sedangkan dalah hal kegiatan, artinya adalah mencari, menemukan, meneliti, mengumpulkan, mencatat data, dan informasi. Kaitannya identifikasi dengan sebuah teks deskrispsi adalah untuk mencari identitas sesorang, benda yang ingin dijelaskan dan lain sebagainya.

Klasifikasi merupakan sebuah kata serapan yang berasal dari bahasa Belanda, Classificatie, yang kata tersebut juga berawal dari bahasa Prancis yaitu Classification. Istilah tersebut menunjuk kepada suatu metode untuk menyusun data dengan cara sistematis. Atau bisa juga berdasarkan beberapa aturan maupun kaidah yang sudah ditentukan. Begitu pula pada teks deskripsi ini, ialah sebuah penyusunan dengan sistematis pada kelompok berdasarkan kaindahdan standar yang sudah ditetapkan.

Deskripsi merupakan suatu upaya pengelolaan sebuah data menjadi sesuatu yang dapat diungkapkan dengan jelas dan tepat, hal tersebut bertujuan agar bisa dimengerti oleh orang yang tidak mengalaminya secara langsung. Dan deskripsi pada sebuah teks adalah sebuah tulisan yang berisikan gambaran atau penjelasan tentang sebuah objek tertentu, atau suatu topik pada teks pembahasan tersebut.

Pola Pengembang Teks Deskripsi

Pada teks deskripsi terdapat 3 macam pola. Pola-pola tersebut diantaranya adalah deskripsi subjektif, deskripsi spatial, dan deskripsi obyektif. Terdapat perbedaan juga pada masing-masing pola. Adapun pola dari teks deskripsi adalah sebagai berikut.

Deskripsi Subjektif

Deksrisi jenis ini adalah teks yang dalam penjelasan objeknya berdasarkan sebuah kesan dari penulis teks tersebut.

Deskripsi Spatial

Teks spatial adalah teks berupa penggambaran sebuah objek yang hanya berupa tempat, benda, ruang dan lain sebagainya.

Deskripsi Obyektif

Teks deskripsi dari pola ini ialah sebuah teks yang penjelasan suatu objeknya digambarkan apa adanya, yang berdasarkan keadaan sebuah objek pada awalnya. Tanpa penamabahan suaru opini dari seorang penulis itu sendiri.

Jenis Teks Deskripsi

Setelah kita sama-sama mengetahui, bahwa sebuah teks pada deskripsi ini juga terdapat sebuah polanya. Tentu pola tersebut masing-masing adanya perbadaan satu sama lainnya. Namun tidak hanya itu, pada teks deskripsi ini juga terdapat jenisnya. Yaitu terdapat 2 jenis. Diantaranya adalah deskripsi imajinatif (impresionis) dan deskripsi faktual/ekspositoris.

Deskripsi Imajinatif atau yang disebut juga dengan deskripsi impresionis merupakan sebuah paragraf yang menggambarkan sebuah ruang atau tempat yang berlasungnya kejadian suatu peristiwa. Penggambarannya harus dilihat dari berbagai sudut pandang, agar ruang yang digamabarkan tersebut, dapat diungkapkan dengan jelas pada perasaan dan pikiran pembaca.

Deskripsi Faktual atau yang biasa disebut juga dengan deksripsi ekspositoris,ialah sebuah teks yang menjelaskan suatu hal yang terdapat pada seseorang, atau penggambaran mengenai seseorang yang diungkapkan identitasnya yang apa adanya. Sehingga para pembaca teks tersebut bisa membayangkan keadaaanya. Deskripsi ini pada umumnya bertujuan agar suatu objek dapat membangkitkan daya imajinasi pada seorang pembaca, dan biasanya penulis diharuskan menggambarkannya dari beberapa sudut pandang.

Semakin detail pada penulisannya, maka akan semakin jelas apa yang tergambarkan dalam bayangan para pembaca. Apabila objek yang digambarkan itu adalah tentang seseorang, maka detail isi teks tersebut bisa dilakukan terhadap aspek rohani ataupun fisiknya. Pada aspek rohani berupa perasaan, bakat, watak, peranannya pada suatu bidang kerja, dan lain sebagainya.

Cara Membuat Teks Deskripsi

Dalam membuat sebuah teks atau paragraf deskripsi ada langkah-langkahnya. Yang mana langkah tersebut tentu akan memudahkan kita dalam membuat teks deskripsi ini, Dan langka-langkah tersebut juga merupakan panduan agar dalam membuat teks lebih tersusun. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut.

  1. Tentukan tema atau objek yang akan menjadi bahan pembahasan.
  2. Tentukan juga tujuan untuk apa teks tersebut dibuat.
  3. Bahas objek tersebut berdasarkan data-data yang melalui tahap pengamatan.
  4. Ketika data sudah diperoleh, buat sebuah kerangka paragraf pembahasannya.
  5. Kembangkan kerangka karangan menjadi sebuah teks deskripsi yang sesuai dengan topik pembahasannya.

Leave a Comment

%d bloggers like this: